Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan pembekalan kepada 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Kediri yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di ruang BPKAD Kota Kediri pada Selasa (11/8).
Dalam pembekalan tersebut, Vinanda berpesan agar para anggota Paskibraka tidak hanya memandang tugas mengibarkan dan menurunkan bendera sebagai sebuah seremoni. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan kesempatan untuk belajar sekaligus mengamalkan nilai-nilai kebangsaan.
“Jangan berpikir yang penting nanti saya jadi anggota Paskib, kemudian mengibarkan bendera, sore menurunkan lagi, selesai. Bukan itu esensinya,” ujar Vinanda.
Ia mengatakan, proses seleksi Paskibraka tidak dilakukan secara sembarangan. Karena itu, para peserta yang terpilih diharapkan mampu memahami dan mengamalkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, persatuan, serta kecintaan terhadap tanah air.
Vinanda juga meminta para anggota Paskibraka untuk membagikan pengalaman dan nilai-nilai yang mereka dapatkan selama proses seleksi maupun pelatihan kepada teman-temannya.
“Adik-adik harus memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai kedisiplinan, bertanggung jawab, kebangsaan, persatuan, dan yang terpenting cinta tanah air,” katanya.
Selain itu, Vinanda mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan. Ia menegaskan, keberhasilan Paskibraka tidak ditentukan oleh kemampuan individu, melainkan kerja sama seluruh anggota.
“Keberhasilan itu bukan ditentukan oleh kemampuan seseorang, tetapi ditentukan oleh kekompakan adik-adik,” ucapnya.
Menurutnya, kesalahan kecil dalam pelaksanaan upacara dapat berdampak besar terhadap keseluruhan prosesi. Karena itu, setiap anggota diminta mengesampingkan ego pribadi dan fokus menjalankan tugas sesuai arahan pelatih.
Vinanda juga berpesan agar para Paskibraka menjaga kesehatan, mematuhi arahan pembina dan pelatih, serta terus belajar. Ia menilai proses menjadi Paskibraka juga menjadi ruang pembelajaran di luar sekolah, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab dan kemampuan bersosialisasi.
“Terus belajar, karena belajar tidak hanya di sekolah. Seperti ini adik-adik juga belajar, belajar bersosialisasi dan belajar bertanggung jawab,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kesbangpol Kota Kediri Samsul Bahri mengatakan, sebanyak 70 anggota Paskibraka Kota Kediri mengikuti rangkaian pelatihan sejak 1 Agustus hingga menjelang pelaksanaan upacara.
Pelatihan pengibaran dilakukan langsung di Stadion Brawijaya, yang menjadi lokasi pelaksanaan upacara. Para peserta berlatih setiap sore dan mendapatkan dispensasi dari sekolah selama mengikuti rangkaian latihan.
“Mulai tanggal 1 sampai tanggal 15. Tanggal 14 rencana pengukuhan di Balai Kota dengan mengundang kepala sekolah dan kepala OPD. Setelah itu tanggal 15 gladi pengibaran dan gladi penuh,” jelas Samsul.
Pada 16 Agustus, para Paskibraka akan menjalani pemantapan akhir sebelum masuk karantina. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi fisik dan mental peserta benar-benar siap saat menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Samsul menambahkan, pembekalan materi kebangsaan dan motivasi diberikan selama lima hari terakhir. Sejumlah narasumber dari unsur Forkopimda turut dilibatkan untuk memberikan pembekalan kepada para peserta.
“Mulai tanggal 10 kemarin diisi oleh Forkopimda. Ada Kajari, kemudian dari Polresta, hari ini Wali Kota bersama Dandim. Kami mencari narasumber yang kompeten agar motivasi dan semangat mereka tetap terjaga,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some










