Berita Terbaru

Lions Club Kediri Jayabaya Beri Perhatian Anak Thalasemia

Lions Club Kediri Jayabaya Beri Perhatikan Anak Thalasemia

Wahyu

Komunitas Lions Club Kediri Jayabaya kembali menggelar kegiatan bakti sosial. Kali ini Lions Club Kediri menggelar kegiatan parenting dan motivasi terhadap anak Thalasemia.

Thalasemia adalah kelainan darah bawaan yang ditandai oleh kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal.

Thalasemia adalah kelainan darah yang diturunkan dari orang tua. Kelainan ini membuat penderitanya mengalami anemia atau kurang darah.

Kurang darah yang dialami penderita thalasemia akan menimbulkan keluhan cepat lelah, mudah mengantuk, hingga sesak napas. Akibatnya, aktivitas penderita thalasemia akan terganggu.

Thalasemia perlu diwaspadai, terutama Thalasemia yang berat (mayor), karena dapat menyebabkan komplikasi berupa gagal jantung, pertumbuhan terhambat, gangguan hati, hingga kematian.

Karena inilah Lions Club Kediri Jayabaya, Sabtu (2/11/2021) mengadakan kegiatan bersama dengan anak2 Thalasemia. Selain motivasi, Lions Club Kediri Jayabaya juga memberikan hadiah dan bingkisan terhadap anak Thalasemia, mulai daei boneka, dan makanan menu sehat.


Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Terpilih Ketua IKASI

 

Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Katino terpilih menjadi Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Kediri
Kediri- Meski tergolong baru di Kota Kediri, Pemerintah Kota Kediri dorong cabang olah raga anggar agar dapat mengukir prestasi gemilang, tidak hanya dikancah regional melainkan hingga skala nasional bahkan Internasional.

Motivasi tersebut disampaikan oleh Nur Muhyar, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Kediri, bertepatan dengan upacara pengukuhan dan pelantikan pengurus ikatan anggar seluruh Indonesia (IKASI) Kota Kediri masa bhakti 2021-2025 di hotel Grand Surya Kota Kediri.

"Walaupun anggar belum terlalu familiar bagi masyarakat Kota Kediri, namun hal tersebut bukan berarti membatasi diri untuk mengukir prestasi melalui cabang olah raga anggar ini," terang Nur Muhyar, Minggu, (26/9/2021)

Pihaknya menaruh harapan besar terhadap kiprah olah raga Anggar ini, terutama bagi para pengurus yang pada Minggu siang (26/9) telah dilantik dan dikukuhkan langsung oleh ketua IKASI Jawa Timur, Ali Ruchi. 

"Pengurus cabang IKASI Kota Kediri memang baru terbentuk untuk pertama kali, tugas berat menanti para pengurus untuk memperkenalkan olah raga anggar ini di Kota Kediri. Pembinaan olah raga tidak terlepas dari proses regenerasi, saya yakin pengurus IKASI Kota Kediri ini bisa menemukan bibit-bibit atlet anggar Kota Kediri yang potensial," imbuh Nur Muhyar.

Katino, Ketua terpilih IKASI Kota Kediri mengatakan bahwa pihaknya siap bekerja keras dalam mengorganisir olah raga anggar di Kota Kediri hingga menuai beragam prestasi.

 "Berangkat dari niatan tersebut kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam menyediakan sarana dan prasarana yang memadai guna memaksimalkan dalam pemilihan dan pembinaan atlet," jelas Katino, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Kediri.

Disamping itu, guna mengenalkan cabang olah raga Anggar lebih diketahui oleh masyarakat Kota Kediri, dirinya bersama pengurus akan gencar dalam mensosialisasikan olah raga yang termasuk dalam kategori bela diri ini.

"Kami akan sosialisasikan ke sekolah-sekolah, selain untuk mengenalkan juga guna untuk mencari bibit-bibit atlet yang potensial, mendorong berkembangnya klub-klub anggar di Kota Kediri," jelas Katino.

Bertepatan dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus IKASI Kota Kediri, tercatat ada sedikitnya 11 atlet anggar di Kota Kediri, mulai dari rentang usia sekolah dasar hingga dewasa. Mereka juga berkesempatan turut hadir dalam acara yang dihadiri langsung oleh ketua IKASI Provinsi Jawa Timur, Ali Ruchi, Ketua KONI Kota Kediri, Maria Karangora dan ketua PCNU Kota Kediri, Abu Bakar Abdul Jalil.


Regina Suwono, DPRD Termuda Kota Kediri Ajak Tokoh Lintas Agama Perangi Narkoba

Anggota DPRD Kota Kediri Fraksi PDI Perjuangan berikan Sosialisasi Produk Hukum Bahaya Narkoba Bersama Tokoh Pemuda Lintas Agama

Wahyu

Kediri- Pandemi COVID-19 berkepanjangan membawa dampak negatif terhadap penggunaan narkoba. Regina Nadya Suwono, anggota DPRD Kota Kediri mengajak generasi muda sadar akan bahaya narkoba.

Regina Nadya Suwono anggota DPRD Kota Kediri dari fraksi PDI Perjuangan memberikan sosialisasi program Produk Hukum Kegiatan Penyelenggaraan Hubungan Masyarakat Tahun Anggaran 2021.

"Jadi, saya mengumpulkan tokoh agama dan pemuda dari lintas agama se-Kecamatan Kota Kediri yang kebetulan Dapil saya untuk terlibat menanggulangi masalah narkoba. Karena kita percaya anak muda ini garda terdepan yang memiliki semangat tinggi, dan paling rawan terdampak," kata Regina saat membuka sosialisasi yang berlangsung di Gedung Pertemuan, Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Rabu (22/9/2021).

Menurut Regina, permasalah narkoba di Kota Kediri menjadi masalah serius. Setiap tahun penyalahgunaan terus mengalami peningkatan. Apalagi di masa pandemi, berdasarkan data Sat Resnarkoba Polres Kediri Kota, terjadi peningkatan penyalahgunaan narkoba.

"Selama pandemi angka penyalahgunaan cenderung meningkat. Apalagi masa pandemi ini, karena faktor ekonomi, kejenuhan di rumah, hingga masalah pribadi lari ke narkoba," imbuh anggota DPRD Komisi B termuda  di DPRD Kota Kediri.

 Iptu Henry Setyawan SH, Kaur Bin Ops Sat Resnarkoba Polres Kediri Kota, mengatakan, pihaknya berulang kali menekankan terhadap generasi muda agar jangan mudah terbujuk rayu bahaya narkoba.

" Jauhi narkoba dan jangan pernah mencobanya apabila tidak mau terjerat hukuman berat. Mending beli sate saja enak dan banyak vitaminya" ujar Iptu Henry, yang hadir sebagai nara sumber hingga disambut riuh tawa para peserta.


Sementara, Izzul Maula Diyaulloh, Ketua PC GP Ansor Kota Kediri, mengatakan, pihaknya menyambut positif program sosialisasi seperti ini. Harapanya, program serupa bisa diselenggarakan anggota DPRD lainya.

" Jujur, saya baru pertama kali mendatangi sosialisasi program penanggulangan bahaya narkoba yang digelar Anggota DPRD. Ini perlu diselenggarakan secara berkala demi membentengi para pemuda dari bahaya narkoba" harapnya.

Sekadar diketahui,dalam sosialisasi ada sekitar 50  perwakilan perwakilan Tokoh Agama dan pemuda yang diundang.Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manisrenggo, Aiptu Ridho, Babinsa dan perwakilan dari Kelurahan setempat.

Peristiwa

Kriminal

Video