Kediri — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Kediri. Usai menjadi juara umum pada ajang kejuaraan NPCI tingkat Jawa Timur di Surabaya, para atlet mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Kediri.
Para atlet tersebut bertemu dengan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Balai Kota Kediri, Rabu (23/9). Dalam kesempatan itu, Mbak Wali memberikan reward berupa uang pembinaan sebesar Rp22,5 juta untuk 10 atlet yang berhasil mengharumkan nama Kota Kediri.
Kabid Olahraga Disbudparpora Kota Kediri, Hendry Nugroho, mengatakan prestasi tersebut diraih kontingen Kota Kediri dengan membawa pulang sembilan medali emas dari cabang olahraga atletik.
“Alhamdulillah, kita memperoleh juara umum. Dari 10 atlet yang kita kirim, kita bisa memperoleh sembilan medali emas dan semuanya dari cabang olahraga atletik,” kata Hendry.
Menurutnya, penghargaan dari Pemkot Kediri diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi. Terlebih, ke depan masih banyak kejuaraan yang akan diikuti, termasuk agenda pertandingan pada 2027.
Hendry berharap para atlet dapat terus menjaga kondisi kesehatan, baik fisik maupun mental, sehingga mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi.
“Harapannya tentu lebih tinggi lagi prestasinya dan terus ditingkatkan. Nanti masih banyak kejuaraan lagi di tahun 2027. Atlet juga harus menjaga kesehatan, baik mental maupun fisiknya,” ujarnya.
Selain pembinaan atlet yang sudah berprestasi, Pemkot Kediri juga mendorong munculnya bibit-bibit baru atlet disabilitas.
Ia menambahkan, Disbudparpora Kota Kediri juga memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet disabilitas. Pola pembinaan tersebut diarahkan agar atlet NPCI mendapatkan dukungan yang sejalan dengan atlet pada umumnya.
Dukungan itu antara lain melalui program pemusatan latihan kota (Puslatkot) serta fasilitas pembinaan lainnya.
“Dari Disbudparpora juga konsentrasi pada atlet-atlet ini, dengan men-support seperti Puslatkot dan pembinaan lainnya, sama seperti atlet pada umumnya,” pungkasnya.kin/mg
