Kediri – Di balik rasa sakit dan trauma anaknya terkena tendangan, Sugeng Riyadi memilih menggantungkan harapan setinggi mungkin untuk putranya, Firman Nugraha. Ia berdoa agar Firman segera pulih dan suatu hari kelak bisa berdiri tegak sebagai pemain sepak bola terbaik Indonesia, bahkan menembus Liga 1. “Yang penting sekarang anak saya sehat dulu. Kalau Allah mengizinkan, saya ingin dia bisa terus bermain bola, sampai level tertinggi,” ujar Sugeng pada Kamis (8/1). Harapan itu muncul setelah Firman mengalami insiden tendangan kungfu dalam pertandingan babak 32 besar Liga 4 Indonesia Zona Jawa Timur,…
Read MoreBulan: Januari 2026
Terkait Hukuman Pelaku Tendangan Kungfu Liga 4, Keluarga Firman Tegaskan Harus Ada Pembelajaran
Kediri – Keluarga Firman Nugraha memilih menahan emosi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan insiden tendangan kungfu yang menimpa putra mereka kepada Komite Disiplin PSSI Jawa Timur. Mereka berharap PSSI dapat bersikap tegas dan adil dalam memberikan sanksi atas kejadian tersebut. “Soal sanksi, siapa pun yang berwenang, kami serahkan sepenuhnya. Harapan kami PSSI bisa memberikan keputusan yang terbaik dan seadil-adilnya,” ujar Sugeng Riyadi, ayah Firman, saat ditemui di rumahnya Kamis (8/1). Insiden itu terjadi dalam pertandingan babak 32 besar Liga 4 Indonesia Zona Jawa Timur antara PS Putra Jaya Kabupaten Pasuruan…
Read MoreMeski Jadi Korban Tendangan Kungfu di Liga 4, Ini Pesan Keluarga Untuk Firman
Kediri – Di balik insiden keras yang menimpa Firman Nugraha, tersimpan ketegaran dan pesan mendalam dari orang tuanya. Firman, pemain Perseta 1970, menjadi korban tendangan kungfu dari pemain PS Putra Jaya Kabupaten Pasuruan, Muhammad Hilmi, dalam pertandingan babak 32 besar Liga 4 Indonesia Jawa Timur. Tendangan keras tersebut melesat tepat ke dada Firman saat laga berlangsung. Benturan itu membuat Firman harus mendapat perawatan medis dan menjalani pemeriksaan rontgen di rumah sakit. Hasilnya, Firman mengalami retak pada tulang rusuk dan membutuhkan waktu pemulihan. Saat ditemui di rumahnya, Sugeng Riyadi, ayah Firman,…
Read MoreFirman Jadi Korban Tendangan Kungfu di Liga 4, Keluarga Ungkap Hal Berikut
Kediri – Sugeng Riyadi seolah kehilangan tenaga saat menyaksikan sebuah video pertandingan yang beredar di YouTube, Senin (5/1). Di layar ponselnya, terlihat jelas tubuh anaknya, Firman Nugraha, terhempas setelah menerima tendangan kungfu ke bagian dada oleh salah satu pemain dari PS Putra Jaya. “Rasanya seperti darah saya berhenti mengalir karena khawatir,” ucap Sugeng (48) lirih saat ditemui di rumahnya di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri pada Kamis (8/1). Peristiwa itu terjadi dalam pertandingan babak 32 besar Liga 4 Indonesia Zona Jawa Timur antara Persatuan Sepak Bola Putra Jaya Kabupaten…
Read MoreSatpol PP Kabupaten Kediri – OPD Terkait Pastikan Aktivitas Wisata – Ekonomi di Patung Macan Putih Kondusif
Kediri – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mendatangi kawasan patung macan putih viral di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, pada Senin (5/1). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi ketenteraman dan ketertiban seiring meningkatnya jumlah pengunjung di pertigaan macan putih tersebut. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio, menegaskan bahwa kedatangan petugas ke lokasi bukan untuk melarang keramaian di kawasan tersebut ataupun pemindahan patung. “Tidak ada apa-apa. Kami ke lokasi bersama Bagian Perekonomian untuk melihat situasi ketenteraman dan ketertiban sehubungan dengan…
Read MorePersik Kediri Kuati Mental dan Kepercayaan Diri Jelang Derby Jatim vs Arema FC
Kediri – Persik Kediri terus mematangkan persiapan jelang laga penting menghadapi Arema FC pada pekan lanjutan Liga 1. Pelatih Persik, Marcos Reina, menegaskan hasil positif saat menghadapi Persib Bandung menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mentalitas tim. Marcos menilai perkembangan permainan anak asuhnya saat melawan salah satu tim terbaik di Liga 1 tersebut menunjukkan progres yang signifikan. Menurutnya, Persik mampu mengawal permainan dan tampil kompetitif, bahkan nyaris meraih kemenangan. “Melawan tim hebat seperti Persib membantu memperbaiki rasa percaya diri kami dan kepercayaan terhadap proses yang sedang dibangun. Kami…
Read More