Kediri – Pemerintah Kota Kediri terus memperkuat keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang telah terbentuk di seluruh 46 kelurahan. Meski belum semuanya beroperasi penuh, Pemkot memastikan terus memberikan pendampingan pada koperasi yang masih dalam tahap pengembangan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri, Eko Lukmono, menjelaskan bahwa secara prinsip kepengurusan KKMP di seluruh kelurahan sudah terbentuk. Saat ini, sebagian KKMP sudah aktif menjalankan kegiatan, sementara lainnya masih dalam proses penguatan organisasi maupun persiapan pembangunan gerai.
“Langkah Pemkot Kediri salah satunya melalui pembelajaran dan pelatihan bagi pengurus KKMP. Pada Desember lalu, kami menggelar pelatihan untuk seluruh pengurus agar memahami prinsip-prinsip perkoperasian,” ujarnya Jumat (6/2).
Setiap KKMP memiliki struktur kepengurusan inti, yakni ketua dan bendahara. Pemkot juga memastikan pengurus memahami konsep dan tujuan KKMP sebagai koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
Sebagai indikator aktivitas, hingga saat ini terdapat enam KKMP yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Di antaranya KKMP Ngadirejo, Ngronggo, Bandar Lor, Banjaran, Mrican, serta KKMP Manisrenggo. Pelaksanaan RAT menunjukkan koperasi tersebut telah menjalankan kegiatan organisasi secara aktif.
Untuk KKMP lainnya, Pemkot terus mendorong percepatan aktivitas melalui penguatan komunikasi. “Kami membangun komunikasi intensif dengan para ketua KKMP. Informasi dari Kementerian Koperasi juga kami sampaikan agar bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Ke depan, Pemkot berharap KKMP sebagai program nasional dapat berkembang dan berdiri sejajar dengan koperasi lain di Kota Kediri. KKMP diharapkan mampu menjalankan berbagai bidang usaha, mulai dari simpan pinjam hingga kegiatan ekonomi produktif lainnya.
“Harapan kami, KKMP bisa sukses dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sesuai arahan pemerintah pusat,” pungkas Eko Lukmono. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









