Kediri – Ratusan suporter Persik Kediri menghadiri sesi latihan terakhir tim berjuluk Macan Putih pada Jumat (9/1) menjelang laga tandang melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kehadiran suporter tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan mengangkat mentalitas para pemain sebelum menghadapi laga bertajuk Derby Jawa Timur.
Ratusan suporter memadati tribun stadion Gelora Daha Jayati dengan menyanyikan lagu-lagu penyemangat khas Persik. Dukungan itu diberikan sejak di akhir latihan, sebagai bentuk dorongan agar para pemain tampil maksimal saat menghadapi rival klasik dari Malang.
Salah satu suporter, Dian, mengatakan bahwa kehadiran suporter dalam latihan jelang laga kontra Arema sudah menjadi agenda rutin. Menurutnya, dukungan langsung sangat dibutuhkan pemain, terlebih laga derby sarat dengan tekanan dan gengsi.
“Kami datang untuk support latihan, memberi semangat supaya mental pemain terangkat sebelum pertandingan malam nanti,” ujarnya.
Dian menambahkan, target utama suporter adalah kemenangan dan raihan tiga poin. Ia menyebut laga derby memiliki nilai lebih bagi suporter Persik karena berkaitan dengan harga diri dan kebanggaan.
“Target kami jelas, tiga poin. Laga derby ini penting, dan kalau bisa menang tentu sangat menguntungkan bagi Persik,” tambahnya.
Ia juga menerangkan tidak akan datang ke stadion Kanjuruhan karena adanya regulasi yang mengatur larangan kehadiran suporter tamu dalam laga Persik kontra Arema. Oleh karena itu, dukungan diberikan lebih awal melalui kehadiran langsung di sesi latihan.
“Karena regulasi, suporter tamu dilarang datang ke stadion saat pertandingan. Jadi kami all out memberi dukungan saat latihan ini,” tegasnya.
Sementara Marcos Reina Pelatih Persik Kediri menyambut baik kehadiran para suporter akan menambah motivasi dan semangat para pemain.
“Ketika kita memiliki suporter seperti ini itu membantu untuk mempersiapkan diri,” kata Marcos Reina.kin/mg









