Kediri – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota menggelar Turnamen Esport Kapolres Kediri Kota Cup 2026 di Kediri Town Square (Ketos), Jumat (5/6). Kegiatan ini mendapat antusias luar biasa dari kalangan generasi muda dengan jumlah peserta mencapai sekitar 700 orang.
Turnamen mempertandingkan sejumlah cabang gim populer, yakni Mobile Legends, Free Fire, FC26 Solo, dan FC26 Duo. Tercatat sebanyak 44 tim mengikuti kompetisi Mobile Legends, 44 tim Free Fire, 26 peserta FC26 Solo, serta 15 tim FC26 Duo.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, menyampaikan bahwa esports saat ini bukan sekadar permainan, melainkan wadah pengembangan bakat, kreativitas, prestasi, sekaligus sarana mempererat persaudaraan di kalangan generasi muda.
“Dunia saat ini bergerak sangat cepat menuju era digital. Anak-anak muda tidak lagi hanya berkompetisi di lapangan fisik, tetapi juga di ruang digital yang menuntut kecerdasan, strategi, kerja sama tim, disiplin, komunikasi, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurut Kapolres, penyelenggaraan turnamen ini merupakan upaya Polres Kediri Kota menghadirkan ruang positif bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai perilaku negatif.
“Kami ingin menciptakan atlet-atlet profesional esports baru yang nantinya mampu membawa nama harum Kota Kediri di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa Polri terus bertransformasi agar semakin dekat dengan masyarakat, termasuk generasi muda.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai mampu menjadi sarana penjaringan atlet esports potensial.
Ia menyebut esports merupakan cabang olahraga resmi yang dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Karena itu, event-event seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas atlet Kota Kediri.
“Melalui kompetisi seperti ini akan lahir atlet-atlet muda yang membanggakan Kota Kediri, Jawa Timur, bahkan Indonesia. Saya berharap agenda seperti ini terus diperbanyak agar atlet-atlet berbakat bisa terjaring dan dipersiapkan menghadapi Porprov 2027 di Surabaya,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some










