BERITA KEDIRI
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
BERITA KEDIRI
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Mbak Wali Buka International Symposium, Kolaborasi UN PGRI Kediri dengan Institusi Terkemuka Malaysia

redaksi by redaksi
Mei 5, 2025
in Peristiwa, Pilihan
0
Kota Kediri Raih Opini WTP Sebelas Tahun Beruntun, Komitmen Mbak Wali Wujudkan Kota Kediri MAPAN

Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka kegiatan The 2nd International Symposium Internasional On Cross Cultural Heritage Indonesia-Malaysia, Senin (5/5/2025). Kegiatan ini bertempat di Ruang Tegowangi Grand Surya Kediri, mengambil tema Historical Perspectives on the Relationship Between Javanese Civilization and the Malay Peninsula.

Simposium Internasional ini merupakan sebuah forum ilmiah berskala internasional yang secara khusus membahas berbagai aspek warisan budaya lintas negara antara Indonesia dan Malaysia. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, budayawan, dan pemangku kepentingan dari kedua negara untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta memperkuat kerja sama dalam pelestarian dan pengembangan nilai-nilai budaya yang saling terkait di antara kedua bangsa. Di samping itu, simposium ini merupakan kolaborasi strategis antara Universitas Nusantara PGRI Kediri dengan berbagai institusi terkemuka dari Malaysia, yakni CaSEH PERZIM, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Persatuan Warisan Kita (Melaka), Muzium Satera, dan INSWA.

“Selamat datang di Kota Kediri, kota dengan seribu warisan budaya kepada tamu dari Malaysia yang hadir. Saya merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah. Semoga dengan adanya simposium ini tidak hanya memperkaya wawasan teknis tetapi juga memberikan kenangan terindah. Lalu semoga bisa betah di Kota Kediri dan bisa merasakan kerinduan mendalam saat berada di Malaysia. Sehingga ingin balik lagi ke Kota Kediri. Hal ini juga sesuai dengan visi misi Kota Kediri yakni Mapan (Maju, Agamis, Produktif, Aman, Ngangeni),” ujar Mbak Wali.

Pada kesempatan ini, Mbak Wali juga menekankan bahwa simposium ini bukan sekadar forum akademik, melainkan juga momentum untuk mempererat persaudaraan kultural antara Indonesia dan Malaysia. Kedua negara ini memiliki akar sejarah yang sama, nilai budaya yang serupa, dan tantangan masa depan yang sejalan. “Untuk itu, apresiasi dan terima kasih untuk Universitas Nusantara PGRI Kediri yang telah menjadi tuan rumah kegiatan ini, serta kepada Universiti Teknologi Malaysia dan Caseh Perzim Malaya atas kontribusi dan kolaborasi akademik yang memperkaya pemahaman kita tentang warisan sejarah bersama,” ujarnya.

Wali Kota Kediri menambahkan kerja sama seperti simposium ini adalah bukti komitmen semua pihak menjadikan Kota Kediri sebagai hub riset budaya internasional. Melalui diskusi dan pertukaran ilmu hari ini, harapannya akan lahir gagasan-gagasan baru yang memperkaya identitas bangsa dan memperkuat kerja sama antarbangsa yang berkelanjutan. “Dengan mengutip prinsip leluhur, ‘Memayu Hayuning Bawana’ (merawat keindahan dunia), mari kita terus bekerja sama melestarikan warisan budaya sebagai pondasi peradaban masa depan,” tutupnya.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Kediri Zainal Afandi menuturkan simposium internasional ini merupakan bentuk komitmen Universitas Nusantara PGRI Kediri untuk terus berkontribusi bagi pembangunan masyarakat. Kerjasama ini juga mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat hubungan bangsa serumpun dalam pengembangan bidang akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Tema yang diusung pada kegiatan simposium internasional ini adalah Historical Perspectives on the Relationship Between Javanese Civilization and the Malay Peninsula. Dalam perspektif sejarah, hubungan antara peradaban Jawa dan Semenanjung Melayu merupakan interaksi yang telah terjalin sejak berabad-abad silam dan memainkan peran penting dalam pembentukan identitas budaya serta dinamika politik kawasan Asia Tenggara,” jelasnya.

Pada simposium internasional ini juga dilakukan penandatangan MoU dan MoA antara Universitas Nusantara PGRI Kediri dengan Malaysia. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan diskusi bersama dengan narasumber Alice Sabrina Ismail, Zainal Afandi, Tuan Rosli Bin Haji Nor, Wikan Sasmita, Komisariat IAI Wilayah Kediri, Ar Ahmad Najib bin Datuk Arifin, Yunita Dwi Pristiani, Amir Ahmad, Nara Setya Wiratama, Encik Izhar Hafni, serta Tutut Indah Sulistiyowati.

Hadir pula, Pengarah Pusat Kajian Konservasi Warisan Etnik (Caseh- Perbadanan Muzium Negeri Melaka) Prof. Madya Dr. Alice Sabrina Ismail, Pengurus Besar Institut Warisan Melaka (Inswa) Drs. Mohd Nasarudin Abdul Rahman, Pengerusi Persatuan Warisan Kita (PWK) Datuk Ismail Bin Othman, Ahli Jawatankuasa Persatuan Warisan Kita (PWK) Tuan Rosli Bin Haji Nor, Arkitek Ahmad Najib Bin Datuk Arifin, Encik Izhar Hafni, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Georgius Budi Yulianto, Civitas Academika Universitas Nusantara PGRI Kediri, segenap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Ngnjuk, Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto, Kepala Museum Trowulan Mojokerto, para akademisi, budayawan, peneliti, serta pembicara dari dalam dan luar negeri.mg

Tags: Pemkot KediriVinanda Prameswati
Advertisement Banner
redaksi

redaksi

Search By Date

Recommended

Wali Kota Kediri Fungsikan GNI Sebagai Kantor Sementara DPRD Kota Kediri

Wali Kota Kediri Fungsikan GNI Sebagai Kantor Sementara DPRD Kota Kediri

6 bulan ago
Viral, Macan Putih Balongjeruk Jadi Buruan Untuk Berfoto

Viral, Macan Putih Balongjeruk Jadi Buruan Untuk Berfoto

2 bulan ago

Don't Miss

Jalan Berlubang di Kota Kediri Akibatkan Bumil Terjatuh, Polisi Gerak Cepat Beri Pertolongan

Jalan Berlubang di Kota Kediri Akibatkan Bumil Terjatuh, Polisi Gerak Cepat Beri Pertolongan

Februari 16, 2026
Warga Temukan Jasad Laki-laki di Tepi Sawah Gurah,  Berikut Kondisinya Saat Ditemukan

Mayat Misterius di Gurah Diduga Korban Laka, Polisi Selidiki Pihak-Pihak Terlibat

Februari 16, 2026
Warga Temukan Jasad Laki-laki di Tepi Sawah Gurah,  Berikut Kondisinya Saat Ditemukan

Warga Temukan Jasad Laki-laki di Tepi Sawah Gurah, Berikut Kondisinya Saat Ditemukan

Februari 16, 2026
Begal Payudara Beraksi di Pesantren Dibekuk Polisi, Sempat 19 Kali Lakukan Aksi

Begal Payudara Beraksi di Pesantren Dibekuk Polisi, Sempat 19 Kali Lakukan Aksi

Februari 15, 2026

BERITA KEDIRI

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

© www.beritakediri.com - Referensi Kediri Raya

BeritaKediri.com

  • BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
BERITA KEDIRI

No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.