Wakil Walikota Kediri Turun Langsung, Cek Rumah Warga Kaliombo yang Diterjang Angin Kencang

Kediri – Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha turun langsung meninjau rumah warga terdampak cuaca ekstrem di wilayah Kaliombo, Jumat (3/4). Dalam peninjauan tersebut, Gus Qowim sapaan akrabnya melihat kondisi rumah-rumah warga di RW 5, khususnya RT 1 dan RT 2, yang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 14 rumah yang terdampak. Mayoritas kerusakan terjadi pada atap berbahan seng yang tersingkap bahkan terlepas akibat terpaan angin dari arah selatan. Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Ariyanto menjelaskan Gus Qowim menyempatkan diri menyapa warga sekaligus memastikan…

Read More

Mulai Biasakan Bersepeda, Kalaksa BPBD Kota Kediri Tempuh Perjalanan 6 Km Menuju Kantor

Kediri – Beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri mulai menerapkan kebiasaan bersepeda ke kantor sebagai bagian dari transformasi budaya kerja yang dicanangkan pemerintah pusat. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, menjadi salah satu ASN yang telah memulai kebiasaan tersebut. Ia mengayuh sepeda dari rumahnya di kawasan Mojorto Indah menuju kantor BPBD Kota Kediri di Jalan Brigjend Pol. IBH Pranoto No.113, Bangsal, Kecamatan Pesantren pada Rabu (1/4). “Memang dari pusat sudah ada surat edaran Kementerian Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja. Intinya membatasi penggunaan kendaraan…

Read More

BPBD Kota Kediri Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem 1–10 Februari 2026

Kediri – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada periode 1–10 Februari 2026. Cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es. Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menjelaskan bahwa saat ini seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan, bahkan beberapa daerah masih berada pada puncak musim hujan. Kondisi ini diperkirakan akan meningkatkan intensitas cuaca ekstrem dalam 10 hari ke depan dan…

Read More

Antisipasi Banjir, BPBD Maksimalkan Fungsi EWS Sungai Kedak

Kediri – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengandalkan Early Warning System (EWS) sebagai sistem peringatan dini untuk memantau potensi banjir, khususnya di wilayah rawan seperti Sungai Kedak, Kelurahan Bujel, Kota Kediri. EWS tersebut berfungsi mendeteksi tinggi muka air sungai secara real time. Ketika ketinggian air mencapai ambang batas tertentu, sistem akan otomatis memberikan peringatan kepada petugas dan masyarakat. Jika tinggi air mencapai 3 meter, sirene akan berbunyi sebagai tanda status awas. Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, menjelaskan bahwa EWS Sungai Kedak dipilih karena secara historis wilayah…

Read More

BMKG Tetapkan Kota Kediri Level Waspada, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kediri – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan wilayah Kota Kediri masuk dalam status waspada cuaca ekstrem pada periode 22–24 Januari 2026. Peringatan dini ini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, saat dihubungi Jumat (23/1) menjelaskan bahwa berdasarkan peringatan dini tiga harian dari BMKG, Kota Kediri termasuk wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, meski belum masuk kategori siaga maupun awas. “Untuk Kota Kediri masih di level waspada. Artinya potensi hujan sedang hingga lebat. Yang masuk…

Read More

Jenazah Pria Ditemukan di Sungai Brantas Kediri, Diduga Korban Tenggelam dari Mojo

Kediri – Jenazah seorang pria ditemukan di aliran Sungai Brantas wilayah Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, tepatnya di belakang area makam, Rabu (31/12). Lokasi penemuan berada sekitar 100 meter ke arah selatan dari Jembatan Alun-Alun Kota Kediri. Jenazah diduga merupakan korban tenggelam dari Mojo. Setelah berhasil diangkat, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menyampaikan bahwa ciri-ciri jenazah yang ditemukan sesuai dengan laporan korban tenggelam yang terjadi pada Senin di wilayah Melati, Mojo. “Ciri-ciri jenazah sama, yaitu laki-laki mengenakan…

Read More