Kediri – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri menyatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwodadi Kras yang memasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sejumlah sekolah dihentikan sementara (disuspend) menyusul dugaan gangguan kesehatan yang dialami ratusan siswa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Achmad Khatib, mengatakan berdasarkan pendataan sementara terdapat 211 siswa yang mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, dan pusing. Meski demikian, kondisi para siswa sebagian besar telah membaik.
“Sementara hanya satu anak yang dirawat di rumah sakit. Kondisi anak-anak saat ini sebagian besar sudah membaik dan sudah kembali bersekolah,” ujar Khatib saat dihubungi Selasa (28/7).
Sebagai langkah penanganan, mulai hari ini operasional SPPG Purwodadi Kras dihentikan sementara sambil menunggu hasil investigasi.
“Mulai hari ini SPPG disuspend,” tegasnya.
Selain itu, Dinkes juga telah mengambil sampel makanan MBG yang disajikan pada Senin (27/7) untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
“Kami sudah mengambil sampel makanan untuk MBG hari Senin, kemudian sudah kami kirim ke laboratorium di Surabaya,” jelas Khatib.
Menurutnya, hasil uji laboratorium tersebut akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab munculnya gejala pada para siswa sekaligus menentukan langkah penanganan berikutnya.
“Hasilnya nanti akan menjadi pendukung utama untuk menentukan diagnosa,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some










