Kediri – Kepedulian kepada masyarakat kembali ditunjukkan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melalui pemberian hadiah umrah dari dana pribadi kepada warga kurang mampu. Hadiah ini diberikan saat pemberian 200 becak listrik dari Presiden Prabowo sekaligus satu tahun kepemimpinan Walikota Kediri dan Wakil Walikota Kediri pada Rabu (25/2).
Hadiah umrah tersebut diberikan kepada masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 5, dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari pengemudi ojek online, marbot atau modin, tukang becak, kaum dhuafa, hingga pemulung. Seluruh penerima merupakan warga yang selama ini bekerja keras di tengah keterbatasan ekonomi.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa program umrah ini tidak menggunakan anggaran daerah.
“Hadiah umrah ini tidak menggunakan APBD, melainkan murni dari dana pribadi saya. Ini adalah bentuk kepedulian dan rasa syukur, dengan harapan masyarakat Kota Kediri, khususnya yang kurang mampu, bisa beribadah dengan aman, tenang, khusyuk, serta semakin meningkat keimanannya,” ujar Vinanda.
Salah satu penerima hadiah umrah, Sriwahyuni, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung itu mengaku tidak pernah membayangkan bisa berangkat ke Tanah Suci.
“Alhamdulillah, saya benar-benar tidak menyangka. Ini rezeki dari Mbak Wali. Terima kasih banyak. Semoga kebaikan Mbak Wali dibalas Allah SWT,” ucap Sriwahyuni dengan mata berkaca-kaca.
Hadiah umrah ini menjadi salah satu rangkaian kepedulian sosial dalam satu tahun kepemimpinan Vinanda bersama Wakil Wali Kota Kediri Gus Qowim. Melalui pendekatan yang humanis, Pemerintah Kota Kediri berupaya memastikan bahwa kehadiran pemimpin dapat dirasakan hingga lapisan masyarakat paling bawah.
Lebih dari sekadar bantuan, hadiah umrah ini diharapkan mampu menjadi penguat iman, memberi harapan, serta menumbuhkan semangat hidup bagi masyarakat yang selama ini berjuang dalam keterbatasan. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









