Kediri – Sebanyak 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Kediri resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. Rinciannya, 6 orang diambil sumpah sebagai PNS dan 24 lainnya dilantik dalam jabatan fungsional.
Wali Kota menegaskan bahwa para ASN harus mampu bergerak cepat dan adaptif sesuai visi khususnya poin keenam yakni pemerintahan “cepat tepat”. Ia meminta para ASN menjadi motor penggerak birokrasi yang lincah di tengah tantangan yang semakin kompleks.
“Tentunya ke depan akan semakin kompleks sehingga baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lainnya apalagi ada dinamika geo politik tentu saya titip pesan bekerja secara profesional dan berintegritas,” tegasnya pada Senin (20/4).
Selain integritas, Wali Kota juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat dan tidak berbelit-belit. Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan solusi yang akurat dan responsif, sehingga ASN dituntut mampu memanfaatkan teknologi informasi guna mempercepat alur kerja.
“Hilangkan budaya kerja yang lambat. Pelayanan publik harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan ASN untuk memiliki sense of crisis atau kepekaan terhadap situasi yang berkembang, serta meninggalkan pola pikir individualistis. Kolaborasi antar lini, lanjutnya, menjadi kunci agar program pembangunan Kota Kediri berjalan harmonis dan terintegrasi.
Tak hanya itu, peningkatan kompetensi juga menjadi sorotan. ASN diminta terus belajar, menjadi ahli di bidangnya, serta berani memberikan inovasi dan masukan konstruktif bagi organisasi.
“Pada akhirnya, semua yang kita lakukan bermuara pada masyarakat. Tingkatkan empati, pahami kebutuhan mereka, dan hadirkan pelayanan yang maksimal,” imbuhnya.
Dari total ASN yang dilantik, sebagian besar merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di berbagai fasilitas seperti Puskesmas, RSUD Gambiran, dan RS Kilisuci. Wali Kota secara khusus menitipkan pesan agar pelayanan kesehatan terus ditingkatkan, baik dari sisi sarana prasarana maupun kualitas layanan.
“Pastikan fasilitas lengkap dan pelayanan ramah. Jangan sampai masyarakat mengurungkan niat berobat karena pelayanan yang kurang baik,” pesannya.
Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun dinamika global. Karena itu, ASN dituntut profesional, berintegritas, inovatif, serta loyal terhadap tugas dan tanggung jawabnya, dengan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
“Selamat bekerja dan mengabdi. Semoga kita semua mampu mewujudkan Kota Kediri yang lebih maju, religius, dan sejahtera,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









