Kediri – Satpol PP Kabupaten Kediri menindaklanjuti aduan masyarakat terkait maraknya aktivitas balap liar di kawasan sirkuit balap Kelud, Kecamatan Ngancar, yang belum resmi digunakan. Penutupan dilakukan setelah adanya insiden kecelakaan yang menimbulkan korban akibat balap liar di lokasi tersebut.
Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio, mengatakan penutupan sirkuit dilakukan sebagai langkah preventif demi menjaga keselamatan masyarakat, mengingat fasilitas tersebut belum memenuhi standar keamanan dan belum diresmikan untuk digunakan.
“Kami menerima pengaduan masyarakat karena sirkuit itu sebenarnya belum resmi digunakan. Di situ banyak terjadi balap liar dan menimbulkan kecelakaan. Makanya kami lakukan penutupan,” ujar Kaleb, Jumat (9/1).
Kaleb menjelaskan, penutupan dilakukan dengan turun langsung ke lapangan bersama unsur forkopimcam Kecamatan Ngancar dan pengelola sirkuit. Ia menegaskan bahwa penggunaan sirkuit harus menunggu hingga seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi.
“Himbauan kami, masyarakat agar mematuhi aturan. Kalau ingin menggunakan sirkuit, harus benar-benar sudah memenuhi standar keselamatan. Saat ini kan belum, belum diresmikan dan belum siap digunakan,” tegasnya.
Sebelum melakukan penutupan, Satpol PP terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kasi Trantib Kecamatan Ngancar untuk menggali informasi awal. Selanjutnya petugas melakukan pengecekan langsung lintasan yang kerap digunakan sebagai arena balap liar.
Di lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan Kepala Perkebunan Margomulyo Kelud selaku pengelola Sirkuit Kelud. Dari hasil koordinasi diketahui bahwa pihak pengelola sebenarnya telah merencanakan pemasangan papan penutupan dan larangan balap liar bersama Polsek Ngancar.
“Sirkuit ini sebelumnya memang diperuntukkan untuk balap, tetapi harus ada pengamanan yang betul-betul terstandar. Karena itu belum terpenuhi, maka belum boleh digunakan,” tambah Kaleb.
Kegiatan penutupan ini merupakan bentuk komitmen Satpol PP Kabupaten Kediri dalam merespons cepat aduan masyarakat melalui aplikasi Halo MasBup, sekaligus upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang demi menjaga ketertiban dan keselamatan umum.kin/mg










