Kediri – Polres Kediri Kota menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025, Senin (17/11). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Timur selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November. Operasi difokuskan pada peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas serta penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan.
Sebanyak 80 personel diterjunkan dalam operasi ini. Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan seluruh anggota harus bertanggung jawab dan ikut menyukseskan operasi, baik tingkat Polres maupun Polsek. Ia menekankan bahwa Polres Kediri Kota harus memberikan contoh kedisiplinan berlalu lintas kepada masyarakat.
“Saya perintahkan seluruh anggota untuk ikut mengedukasi masyarakat. Setiap bertemu warga, sampaikan etika dan cara berkendara yang baik,” tegasnya.
Operasi Zebra Semeru 2025 sendiri merupakan instruksi Polda Jawa Timur untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Dalam amanat Kapolda Jatim yang dibacakan pada apel tersebut disebutkan bahwa Jawa Timur merupakan provinsi dengan tingkat mobilitas tertinggi kedua di Indonesia, dengan populasi lebih dari 42 juta jiwa dan lebih dari 23 juta kendaraan bermotor.
Tingginya volume kendaraan berbanding lurus dengan risiko kecelakaan. Hingga 2025, data Ditlantas Polda Jatim mencatat 22.815 kejadian kecelakaan, dengan 2.792 korban meninggal dunia, 927 luka berat, dan 33.316 luka ringan. Angka ini menjadi perhatian serius sehingga operasi penertiban setiap tahun menjadi agenda penting.
Operasi ini menekankan pada tujuh pelanggaran prioritas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, yaitu Pengendara tidak menggunakan helm SNI, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, berkendara di bawah umur, melebihi batas kecepatan ,, mengemudi dalam pengaruh alkohol atau kendaraan tidak laik jalan.
Penindakan akan dilakukan secara elektronik melalui ETLE statis, mobile, serta tilang manual.
Selain penegakan hukum, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi prioritas. Layanan SIM, STNK, BPKB, dan digitalisasi pelayanan turut ditingkatkan untuk membangun kepercayaan masyarakat.
Di sisi lain, Kapolres Kediri Kota juga menegaskan bahwa operasi ini sekaligus menjadi langkah awal menciptakan kondisi aman menjelang Operasi Lilin 2025 dan agenda nasional akhir tahun.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Laksanakan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan tetap humanis,” pungkasnya.kin/mg










