Kediri – Naysella Aurila Yahya, siswi kelas XI SMA Negeri 2 Kota Kediri, terpilih mengikuti program pertukaran pelajar AFS (American Field Service) ke London, Inggris. Selama sepuluh bulan, ia akan menempuh pendidikan di WLFS (West London Free School) yang setingkat secondary school atau setara SMA di Indonesia.
Selain menimba ilmu, Naysella juga akan memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Kota Kediri, ke kancah internasional. Ia akan membawakan kesenian Pecut Samandiman serta memperkenalkan kain Tenun Ikat Bandar Kidul.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Anang Kurniawan, melalui Ibnu Qayyim Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri menyampaikan dukungan penuh terhadap keberangkatan Naysella. “Kami ingin budaya Kota Kediri semakin dikenal di luar negeri. Naysella akan membawa kesenian Pecut Samandiman serta kain Tenun Ikat Bandar Kidul,” ujarnya, Jumat (19/9).
Sebagai bentuk dukungan, Dinas Pendidikan menyerahkan bantuan berupa kostum tari lengkap beserta pecut Samandiman, serta 10 lembar Tenun Ikat Bandar Kidul sebagai cinderamata.
Kepala SMA Negeri 2 Kediri, Sarbawa, juga memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Menurutnya, keberhasilan siswanya ini tidak hanya membanggakan pribadi Naysella, tetapi juga mengangkat nama baik sekolah.
“Harapan saya, dengan belajar di luar negeri, Naysella bisa membawa nama besar SMA 2 Kediri. Ini tentu pengalaman berharga bagi dirinya untuk masa depan, dan menjadi motivasi bagi siswa lain,” tutur Sarbawa.
Ia menambahkan, sekolah selalu memberikan izin dan dukungan penuh bagi kegiatan siswa yang bermanfaat. “Setiap kegiatan yang membawa nama baik sekolah, baik lomba maupun program internasional seperti ini, pasti kami izinkan. Bahkan ini bisa jadi nilai tambah ketika siswa melanjutkan ke perguruan tinggi melalui jalur undangan,” ungkapnya.
Program AFS ini merupakan bagian dari pertukaran pelajar tingkat nasional, di mana hanya tiga pelajar asal Jawa Timur yang terpilih, salah satunya Naysella.
“Harapannya, Naysella dapat membawa nama baik Indonesia, khususnya Kediri, serta menjadi inspirasi bagi pelajar lain,” tambah Ibnu.kin/mg










