Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan pentingnya pencatatan perkawinan yang sah menurut hukum negara saat memberikan arahan dalam Sosialisasi Koper Pengantin (Kolaborasi Pelayanan Terpadu Pengurangan Status Perkawinan Tidak Tercatat Negara), Senin (17/11) di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri. Kegiatan ini juga menghadirkan Hakim Pengadilan Agama Kota Kediri, yang memberikan penjelasan mengenai proses isbat nikah bagi pasangan yang menikah secara siri.
Mbak Wali menyampaikan bahwa pencatatan perkawinan merupakan hak setiap warga negara serta menjadi dasar penting dalam administrasi kependudukan. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 terdapat sekitar 8.000 pasangan yang menikah namun belum tercatat secara resmi, dan kini jumlah itu menurun menjadi sekitar 6.000 pasangan berkat edukasi yang terus dilakukan pemerintah.
Menurutnya, penurunan angka tersebut tidak terlepas dari penguatan kolaborasi antara Pemkot Kediri dan Pengadilan Agama. “Inilah pentingnya kita terus memberikan pemahaman dan sosialisasi. Komitmen ini harus kita jaga agar angka pernikahan yang belum tercatat dapat ditekan, bahkan kalau bisa menjadi nol,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Mbak Wali juga menekankan bahwa pencatatan perkawinan berkaitan dengan berbagai akses layanan dasar, mulai dari kesehatan, pendidikan, bantuan sosial hingga perlindungan hukum. Tanpa pencatatan resmi, keluarga berpotensi menghadapi hambatan dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Ia menjelaskan bahwa inovasi Koper Pengantin menghadirkan layanan terpadu yang memudahkan pasangan pengantin baru. Melalui program ini, pasangan dapat langsung menerima KTP-el dengan status terbaru, Kartu Keluarga, dan akta perkawinan dalam satu alur pelayanan yang ringkas dan efisien.
Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Marsudi Nugroho, menegaskan bahwa integrasi layanan dalam Koper Pengantin tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga mempercepat pembaruan data kependudukan.
“Dengan sistem yang terkoordinasi, semua perubahan status tercatat dengan benar dan akurat, sehingga mendukung perencanaan pembangunan di Kota Kediri,” ujarnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some








