Kediri – Upacara sumpah pemuda di Balai Kota Kediri pagi ini tak hanya khidmat, upacara kali ini juga diwarnai semangat kreativitas anak muda. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, memberikan penghargaan khusus kepada peserta yang tampil dengan busana adat paling menarik.
Penghargaan Best Costume diberikan kepada 5 orang, diantaranya diberikan kepada Tahta Alvina Ajla dari MAN 2 Kota Kediri dan Aljalali dari Karang Taruna Kota Kediri.
Tahta tampil anggun mengenakan kebaya dan kain songket bernuansa Batak. Ia mengaku hanya memiliki waktu dua hari untuk mempersiapkan busananya.
“Temanya hari ini Batak. Saya cari referensi cepat supaya tetap sopan dan pas untuk upacara. Jadi pilih kebaya dan songket ini,” jelas Tahta usai upacara Selasa (28/10).
Sementara itu, gaya unik juga ditunjukkan oleh Aljalali yang tampil spontan dengan paduan busana tradisional dan modern.
“Persiapannya mendadak banget, semalam saja. Saya pakai kimono, kaos lengan panjang, kain jarit, dan kain mori. Supaya tetap semangat anak muda, saya tambahkan kalung, kacamata, dan sepatu,” ujarnya.
Dalam amanatnya Walikota Kediri menyebut pemuda haruslah kreatif dan inovatif. Hal tersebut tertuang salah satunya dalam pakaian adat anak muda yang hadir dalam upacara di hari sumpah pemuda. kin/mg










