Kediri – Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri secara resmi menetapkan Agung Riyanto sebagai Ketua LDII Kota Kediri periode 2025–2030 pada Rabu (17/12). Penetapan dilakukan secara aklamasi setelah seluruh peserta Musda sepakat mengusung satu nama calon.
Proses pemilihan ketua berlangsung melalui mekanisme pandangan umum yang disampaikan oleh tiga Pengurus Cabang (PC), yakni PC Pesantren, PC Mojoroto, dan PC Kota. Ketiga PC tersebut secara bulat mengajukan nama Agung Riyanto sebagai calon ketua.
Dalam pandangan umum tersebut, ketiga PC menilai Agung Riyanto layak kembali memimpin LDII Kota Kediri berdasarkan rekam jejak kepemimpinan, konsistensi program pembinaan generasi muda, serta keberhasilan membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
Karena hanya terdapat satu calon yang diajukan oleh seluruh PC, pimpinan sidang Musda menetapkan Agung Riyanto sebagai ketua terpilih melalui aklamasi, sesuai dengan tata tertib dan mekanisme organisasi LDII.
Agung Riyanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat program-program LDII yang berfokus pada pembinaan karakter generasi muda serta pengabdian kepada masyarakat.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Insyaallah kami akan menjalankan sebaik-baiknya, memperkuat internal organisasi, serta terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Kediri untuk mewujudkan masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 melalui pembinaan akhlak, keilmuan, dan kemandirian ekonomi.kin/mg










