Kediri – Hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang sesaat melanda wilayah Kota Kediri, Kamis (18/12) sore sekitar pukul 15.35 WIB. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah dahan pohon patah di beberapa titik dan sempat mengganggu aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kota Kediri, kejadian dahan pohon patah terjadi di empat lokasi, yakni di Jalan Hayam Wuruk Kelurahan Balowerti Kecamatan Kota, Jalan Letjend MT Haryono Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren, Jalan Super Semar Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota, serta Jalan Kapten Tendean Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren.
“Dahan pohon patah terjadi akibat hujan intensitas lebat yang disertai angin kencang sesaat,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto.
Di Jalan Hayam Wuruk, dahan pohon jenis sepatu dea dengan diameter sekitar 15 sentimeter patah. Sementara di Jalan Letjend MT Haryono, dahan pohon sejenis dengan diameter sekitar 20 sentimeter menutup sebagian akses jalan. Kondisi serupa terjadi di Jalan Super Semar, di mana dahan pohon berdiameter sekitar 25 sentimeter patah, menutup sebagian jalan, menimpa kabel SR hingga terputus, serta menyebabkan satu unit kendaraan pikap mengalami kerusakan ringan.
Adapun di Jalan Kapten Tendean, dahan pohon jenis bintaro dengan diameter sekitar 25 sentimeter patah dan menutup akses jalan, bahkan menimpa kabel listrik hingga terputus.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pusdalops PB BPBD Kota Kediri langsung menerjunkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang dibagi menjadi dua tim untuk mempercepat penanganan di lapangan. Tim URC melakukan asesmen serta pemotongan dahan pohon yang patah dan menyingkirkannya ke tepi jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan.
“Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk penanganan kabel listrik yang terputus akibat tertimpa dahan pohon,” tambah Joko.
Hingga saat ini, seluruh dahan pohon patah telah berhasil ditangani. Situasi dilaporkan aman dan terkendali, meskipun cuaca di sebagian wilayah Kota Kediri masih terpantau hujan lebat.
BPBD Kota Kediri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang, guna menghindari risiko bencana lanjutan.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









