Kediri – Seorang bayi berusia 9 bulan menjadi salah satu korban dalam kecelakaan tabrakan beruntun yang melibatkan bus Harapan Jaya di perempatan Muning, Kota Kediri. Bayi bernama Z tersebut mengalami luka di bagian kepala hingga harus mendapat dua sampai tiga jahitan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Ratih Kota Kediri.
Bayi tersebut saat kejadian berada di dalam mobil bersama ayah dan ibunya. Dari CCTV yang beredar diketahui mobil yang mereka tumpangi diseruduk bus Harapan Jaya dari arah belakang setelah bus diduga menerobos lampu merah di perempatan Muning. Akibat benturan keras, bayi terlempar ke bagian belakang mobil dan kepalanya terkena pecahan kaca.
Perawat IGD RS Ratih, Ghurid Indra Krisnamukti saat ditemui Sabtu (23/1) menjelaskan luka pada kepala bayi disebabkan adanya pecahan kaca yang sempat menancap. Sang ibu membawa anaknya ke IGD Rumah Sakit Ratih dengan histeris. Namun, setelah dilakukan tindakan medis berupa pembersihan luka dan penjahitan, kondisi bayi dinyatakan stabil.
“Tidak ada indikasi cedera otak berat maupun ringan. Bayi tidak mengalami muntah dan masih bisa makan minum dengan baik selama observasi,” ujar Ghurid.
Ayah bayi, Akbar, juga mengalami luka robek di kepala dan mendapat sekitar tiga jahitan. Sementara sang ibu sempat mengalami syok dan pingsan sesaat setelah kejadian. Setelah menjalani observasi medis dan dinyatakan aman, ketiganya diperbolehkan pulang dengan catatan tetap melakukan pemantauan kondisi di rumah. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









