Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau langsung pelaksanaan penyaluran bantuan melalui program ATM Beras di Kelurahan Pocanan, Kota Kediri, tahun 2026. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengurangi beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga.
Dalam keterangannya, Wali Kota Kediri menyampaikan bahwa program ini menyasar masyarakat pada desil 1 hingga 4, yakni kelompok warga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
“Desil 1 ini tergolong miskin ekstrem, bahkan untuk makan saja masih kesulitan. Maka pemerintah hadir untuk membantu,” ujarnya Kamis (16/4).
Penyaluran ATM Beras tahun ini dilaksanakan serentak di seluruh kelurahan di Kota Kediri, dengan total penerima manfaat sekitar 4.285 orang. Adapun jumlah beras yang disalurkan mencapai 35.000 kilogram untuk alokasi bulan Januari dan Februari dan masing-masing menerima 5 liter beras.
Penyaluran dilakukan setelah Lebaran, mengingat sebelumnya masyarakat juga telah menerima bantuan pangan. Sementara itu, untuk alokasi bulan Maret dan April direncanakan akan disalurkan pada bulan Mei mendatang.
Wali Kota juga menjelaskan bahwa jumlah penerima manfaat bersifat dinamis, menyesuaikan hasil survei di lapangan. Warga yang dinilai sudah meningkat taraf kesejahteraannya akan dikeluarkan dari daftar penerima, sementara warga yang mengalami penurunan akan dimasukkan sebagai penerima baru.
“Kita selalu lakukan survei. Kalau ada yang naik ke desil 5 atau 6, kita keluarkan. Sebaliknya, kalau ada yang turun, kita masukkan agar bantuan tepat sasaran,” jelasnya.
Di Kelurahan Pocanan sendiri, terdapat penambahan jumlah penerima manfaat pada tahun ini, menjadi 24 orang. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi distribusi bantuan agar benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Salah satu penerima manfaat, Toba’i, warga Pocanan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia mewakili mertuanya dalam pengambilan beras di ATM Beras.
“Baru kali ini menerima bantuan ini. Kami sangat terbantu karena satu keluarga ada lima orang. Pengambilannya juga sangat mudah. Hari ini mendapatkan 5 liter,” ungkapnya.
Program ATM Beras diharapkan dapat terus menjadi solusi dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu di Kota Kediri.
There is no ads to display, Please add some










