Kediri – Pemerintah Kota Kediri memastikan ketersediaan LPG dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal ini disampaikan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati usai melakukan pemantauan di pangkalan LPG Jl. Mauni, Pesantren, Kota Kediri pada Selasa (17/3).
Menurutnya, hasil pantauan menunjukkan seluruh proses, mulai dari pengisian hingga penyaluran ke agen dan pangkalan, berjalan tanpa kendala.
“Alhamdulillah pantauan LPG di pangkalan aman. Kemarin kami juga mengunjungi SPBE, dan proses pengisian juga aman. Jadi dari pengisian sampai penyaluran ke pangkalan dan agen semuanya lancar,” ujarnya.
Pemerintah Kota Kediri bersama Pertamina juga telah mengantisipasi lonjakan kebutuhan LPG menjelang Lebaran dengan menambah pasokan harian secara signifikan.
“Biasanya distribusi sekitar 19 ribu tabung per hari, namun menjelang Lebaran ditambah menjadi sekitar 46 ribu tabung per hari,” jelas Vinanda.
Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG maupun bahan pokok lainnya. Selain stok yang mencukupi, harga di pasaran juga terpantau stabil.
Untuk LPG subsidi 3 kilogram, harga berada di kisaran Rp18.000 per tabung. Sementara itu, LPG nonsubsidi Bright Gas ukuran 5 kilogram dijual sekitar Rp95.000 per tabung.
“Semua lancar, harganya stabil, dan ketersediaannya juga aman. Distribusi pangan maupun LPG Alhamdulillah normal,” tambahnya.
Dengan langkah antisipasi tersebut, Pemerintah Kota Kediri optimistis kebutuhan energi rumah tangga masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran dapat terpenuhi dengan baik tanpa lonjakan harga maupun kelangkaan pasokan. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









