Kediri – Pihak rumah produksi Shandika Production sowan Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, untuk menyampaikan permohonan maaf.
Rombongan berjumlah tujuh orang dipimpin langsung oleh owner Shandika Production yakni Henricus Heriyanto. Mereka terdiri dari produser, penulis naskah, serta narator konten yang tayang di Trans7 dan menjadi kontroversi beberapa waktu lalu.
Kehadiran Shandika Production diterima oleh KH Atho’illah Sholahuddin Anwar serta beberapa anggota keluarga besar pesantren. Pertemuan itu digelar secara tertutup.
“Ya benar, mereka datang untuk meminta maaf secara langsung,” terang KH Abdul Muid Shohib, salah satu pengasuh Ponpes Lirboyo, Sabtu (25/10).
“Saya tidak ikut dalam pertemuan, karena yang menemui langsung adalah KH Atho’illah. Sebelumnya memang ada salah satu keluarga zuriyah Lirboyo di Jakarta yang mereka temui, dan diarahkan agar kalau ingin meminta maaf ya datang langsung ke Lirboyo,” tambah Gus Muid, sapaan akrab KH Abdul Muid Shohib.
Diketahui, pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari langkah pendiri CT Corp, Chairul Tanjung, yang lebih dahulu sowan ke Lirboyo pada Kamis (23/10). Dalam kunjungannya, Chairul Tanjung secara langsung meminta maaf kepada pihak pesantren atas tayangan yang memicu kontroversi di Trans7. kin/mg










