KEDIRI – Libur sekolah kali ini menjadi berkah tersendiri bagi Kediri Town Square (Ketos). Setelah sempat lengang di awal masa liburan, pusat perbelanjaan ini mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan memasuki minggu kedua dan ketiga.
Tercatat, jumlah pengunjung di akhir pekan mencapai hingga 17 ribu orang per hari. Marketing Communication Manager Kediri Town Square Aan Tri Ayuni mengatakan bahwa lonjakan pengunjung terjadi seiring dengan dibukanya sejumlah tenant baru.
“Kalau minggu pertama masih biasa saja, tapi masuk minggu kedua ketika tenant baru mulai buka, traffic-nya langsung naik dua kali lipat,” jelas Aan, Sabtu (11/7/2025).
Tak hanya dari Kota Kediri, pengunjung Ketos didominasi oleh masyarakat dari berbagai daerah di eks-Karisidenan Kediri, seperti Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Nganjuk, dan Pare.
“Customer kami rata-rata datang dari lima daerah itu. Karena di Kediri sendiri hanya ada satu mal besar, maka Ketos jadi pilihan utama,” tambahnya.
Aan juga menyebutkan bahwa lonjakan pengunjung ini memberikan dampak positif pada seluruh tenant, terutama di sektor F&B dan fashion. Beberapa tenant baru seperti Momoyo dan Solaria telah dibuka, sementara brand fashion Celsius dijadwalkan segera menyusul.
“Masa liburan ini sangat membantu tenant yang sebelumnya mengalami low season. Sekarang sudah mulai terasa peningkatan pembelian dari customer,” katanya.
Selain itu, manajemen Ketos juga melakukan penyesuaian pada area parkir guna mengantisipasi kemacetan akibat padatnya pengunjung.
“Kami akali dengan menggunakan area parkir mobil di atas untuk motor jika bawahnya sudah penuh. Ini hanya situasional untuk mengurangi keluhan pengunjung soal sulitnya parkir,” terangnya.
Sebagai pusat perbelanjaan yang menyasar segmen keluarga, pihaknya berkomitmen terus menghadirkan tenant-tenant yang sesuai kebutuhan pasar, khususnya bagi pengunjung dari luar kota yang datang bersama keluarga selama masa liburan. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









