Doa Lintas Agama di Momen Grebeg Suro, Warga Pocanan Antusias Nguri-uri Budaya

Kediri – Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota, Kota Kediri menggelar tradisi Grebeg Suro yang dikemas dengan doa bersama lintas agama di depan Kantor Kelurahan Pocanan, Kamis (2/7). Kegiatan tersebut menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di lingkungan masyarakat. Doa bersama diikuti tokoh dan warga dari berbagai latar belakang kepercayaan, mulai dari penghayat kepercayaan (Kejawen), umat Nasrani, hingga umat Islam. Seluruh rangkaian berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Lurah Pocanan, Tri Nurhani, mengatakan Grebeg Suro tahun ini sengaja dikemas dengan konsep doa bersama lintas agama sebagai bentuk kebersamaan masyarakat. “Hari…

Read More

Rawat Keris Era Mataraman, Aris Wiyono Lestarikan Warisan Budaya Leluhur

Kediri – Kecintaan terhadap budaya leluhur mendorong Aris Wiyono, warga Desa Besuk, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, untuk terus melestarikan tradisi perawatan pusaka. Di antara koleksi yang dimilikinya, terdapat sejumlah keris yang diperkirakan berasal dari era Mataraman dan masih terjaga kondisinya hingga saat ini. “Saya tertarik pada dunia perkerisan sudah tumbuh sejak kecil karena berasal dari keluarga yang secara turun-temurun berkecimpung dalam bidang seni dan budaya Jawa. Amanah dari leluhur untuk menjaga pusaka menjadi alasan saya terus merawat dan melestarikan koleksi keris saya saat ini,” katanya Rabu (17/6). Saat ini, Aris…

Read More

Petilasan Sri Aji Joyoboyo, Warisan Spiritual dan Sejarah Kediri

Kediri – Petilasan Prabu Sri Aji Joyoboyo yang berada di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, menjadi salah satu situs bersejarah dan spiritual yang hingga kini ramai diziarahi masyarakat. Lokasi ini diyakini sebagai tempat lahir hingga muksa (menghilang tanpa jasad) sang raja besar Kediri yang dikenal dengan ramalan legendarisnya, Jangka Jayabaya. Menurut juru kunci petilasan, Mukri, terdapat tiga titik utama di kawasan ini. Pertama, Loka Mahkota sebagai tempat Prabu Joyoboyo melepas mahkota, kedua Loka Busana tempat beliau menanggalkan busana kerajaan, dan terakhir Loka Moksa sebagai titik muksa. “Semua yang menempel…

Read More