Kediri- Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat di wilayah Kediri dan Nganjuk tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan pangan pokok. Perum Bulog Kantor Cabang Kediri memastikan bahwa cadangan beras dan minyak goreng berada dalam posisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama periode hari raya.
Berdasarkan data terbaru dari Bulog Kediri, stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat ini mencapai 70.000 ton. Stok tersebut tersimpan rapi di empat gudang Bulog yang tersebar di wilayah Kediri dan Nganjuk.
Selain beras, pasokan minyak goreng merek Minyakita juga terpantau aman dengan jumlah mencapai 100.000 liter. Jumlah ini diprediksi masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga 2 sampai 3 bulan ke depan.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan langkah proaktif melalui operasi pasar dan pasar murah. Saat ini, pasar murah telah digelar di empat titik wilayah Kediri dan satu titik di wilayah Nganjuk.
”Meskipun permintaan meningkat dan kami rutin menggelar pasar murah, stok beras dan minyak goreng untuk wilayah Kota/Kabupaten Kediri serta Nganjuk tetap aman. Apalagi, kita akan segera memasuki musim panen yang dipastikan akan menambah ketersediaan stok beras kita secara signifikan,” ujar Harisun.
Untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan menekan potensi kenaikan harga di pasaran, Bulog Kediri juga memperkuat kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kerjasama ini mencakup seluruh wilayah Kota/Kabupaten Kediri dan Nganjuk. Melalui jalur distribusi ini, diharapkan masyarakat dapat mengakses beras dan minyak goreng dengan harga yang terjangkau, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Dengan ketersediaan stok yang melimpah dan sistem distribusi yang terintegrasi, Bulog Kediri optimis stabilitas pangan di wilayah Karesidenan Kediri akan tetap terjaga sepanjang perayaan Idulfitri. Mg
There is no ads to display, Please add some









