Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok (bapok) di Pasar Pahing, Kota Kediri, guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan pada Selasa (10/2).
Dalam sidak tersebut, Wali Kota turun langsung berkeliling pasar untuk memantau harga sekaligus berdialog dengan pedagang. Hasil pemantauan menunjukkan sebagian harga bahan pokok masih stabil, namun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan, terutama bawang dan cabai rawit.
“Dari hasil pantauan tadi, ada beberapa bahan pokok yang harganya masih tetap, namun ada juga yang terbilang cukup tinggi. Misalnya bawang sudah naik cukup lumayan, kemudian cabai rawit atau lombok yang kemarin belum sampai Rp90 ribu, hari ini sudah mencapai Rp90 ribu per kilogram,” ujar Vinanda Prameswati.
Ia menjelaskan, kenaikan harga tersebut disebabkan oleh faktor cuaca. Sejumlah produsen menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan gagal panen di beberapa daerah sentra produksi.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Kota Kediri akan mengambil sejumlah langkah strategis. Di antaranya melakukan pemantauan harga secara rutin serta berkoordinasi dengan produsen dan distributor untuk mengetahui penyebab pasti lonjakan harga.
“Kami akan terus melakukan pengecekan secara rutin. Kami juga akan berkoordinasi dengan produsen dan distributor, menanyakan penyebab kenaikan harga ini. Tidak menutup kemungkinan kami akan menggelar operasi pangan murah agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.
Wali Kota juga menyebutkan bahwa operasi pangan murah nantinya tidak hanya mencakup sembako, tetapi juga komoditas lain seperti cabai dan telur.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









