Kediri – Pemerintah Kota Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, responsif, dan berintegritas, khususnya dalam mempermudah layanan publik di bidang perizinan berusaha. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan sosialisasi bertema “Peningkatan Kapasitas Pelayanan dalam Mewujudkan Pelayanan Publik Inklusif untuk Memenuhi Hak Difabel” pada Kamis, (13/11) di Ruang Kilisuci Balai Kota Kediri.
Acara yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri ini menghadirkan berbagai instansi pengisi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kediri, seluruh pegawai DPMPTSP, serta perwakilan kaum difabel dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Kediri. “Kehadiran kelompok difabel ini menegaskan bahwa pelayanan publik harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali,” ujar Edi Darmasto.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada para petugas layanan publik mengenai kebutuhan khusus penyandang disabilitas agar mampu memberikan pelayanan yang sesuai, ramah, dan inklusif. Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada para penyandang disabilitas tentang tata cara pengurusan izin usaha melalui aplikasi OSS RBA, sehingga mereka dapat mengurus perizinan secara mandiri dan mudah.
Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, yaitu Vivi Nurisha Cahyaningtyas dari HWDI Kota Kediri yang menyampaikan perspektif kebutuhan difabel dalam pelayanan publik, serta Aris Kuswanto, S.E. dari DPMPTSP Kota Kediri yang memaparkan prosedur dan kemudahan pengurusan izin usaha melalui OSS RBA.
Kepala DPMPTSP Kota Kediri, Edi Darmasto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama dalam akses layanan publik.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan perizinan berusaha benar-benar inklusif. Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta keselarasan pemahaman dan tindakan antara petugas layanan dengan para penyandang disabilitas, sehingga kemudahan layanan dapat dirasakan secara nyata,” ujar Edi Darmasto.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Pemerintah Kota Kediri berharap kualitas layanan publik semakin meningkat dan seluruh masyarakat, termasuk kaum difabel, dapat merasakan manfaat dari layanan yang mudah, cepat, dan ramah.
Sosialisasi ini juga menjadi langkah konkret untuk memperkuat pelayanan publik inklusif yang berkeadilan dan berkesetaraan.kin/mg
There is no ads to display, Please add some








