Kediri – Berawal dari usaha hampers rumahan, Linda kini sukses mengembangkan bisnisnya menjadi sebuah kafe kekinian yang menyasar kalangan anak muda hingga keluarga. Kafe yang mulai beroperasi sejak 11 Januari ini mengusung konsep minimalis modern dengan beragam menu yang mengikuti tren kuliner di media sosial. Cafe bernama Kekinian ini bertempat di Jl. W R Supratman, Pocanan, Kota Kediri.
Linda mengungkapkan, awal mula usahanya berasal dari banyaknya pesanan hampers saat momen tertentu seperti Idul Fitri dan Chinese New Year. Dari situ, permintaan berbagai produk seperti cake, puding, hingga dessert terus meningkat.
“Awalnya dari open PO hampers, terus banyak yang request cake seperti kenari cake, sponge cake, sampai dessert. Akhirnya kepikiran untuk buka kafe,” ujarnya pada Rabu (8/4).
Mengusung konsep kekinian, kafe ini menawarkan berbagai pilihan menu, mulai dari makanan berat hingga camilan dan dessert. Untuk makanan utama, tersedia aneka sambelan dengan lauk seperti cakalang, nasi kulit, hingga menu western seperti spaghetti bolognese dan carbonara. Sementara untuk anak-anak, tersedia mac and cheese yang menjadi salah satu favorit.
Tak hanya itu, kafe ini juga menyediakan aneka snack seperti cordon bleu dalam bentuk bites, pisang cokelat, serta dessert seperti cheesecake slice dan olahan cream cheese lainnya. Linda menegaskan, seluruh menu yang disajikan dibuat sendiri untuk menjaga kualitas dan cita rasa.
“Kita biasanya mengikuti apa yang lagi viral di sosmed. Jadi menu selalu update, biar tetap kekinian,” tambahnya.
Dari segi tempat, kafe ini menyediakan area indoor dan outdoor, termasuk ruangan ber-AC yang nyaman untuk pengunjung. Lokasinya yang berada di kawasan perkantoran juga menjadi nilai tambah, karena banyak pekerja yang datang untuk makan siang.
“Banyak dari kantor sekitar seperti bank dan instansi lain yang makan siang di sini,” jelas Linda.
Untuk harga, Linda menyasar segmen menengah dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari kisaran belasan ribu rupiah. Hal ini membuat kafenya menjadi pilihan tempat tongkrongan yang terjangkau, terutama bagi pelajar dan keluarga.
Dengan konsep yang fleksibel dan mengikuti tren, Linda optimistis kafenya bisa terus berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat.
“Intinya saya suka coba hal baru. Lihat tren, langsung kita buat. Itu yang bikin kafe ini terus berkembang,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









