Kediri – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada 6–12 November 2025. Imbauan ini disampaikan menyusul peringatan resmi dari BMKG Stasiun Meteorologi Juanda tentang potensi hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Kediri.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menjelaskan bahwa hampir seluruh wilayah Jawa Timur kini telah memasuki musim hujan. Dalam beberapa hari ke depan, aktivitas cuaca diperkirakan meningkat akibat gangguan gelombang atmosfer dan suhu muka laut yang masih hangat, yang berpotensi memicu pembentukan awan hujan lebih intens.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Cuaca ekstrem bisa menimbulkan hujan lebat, angin kencang, hingga puting beliung yang dapat menyebabkan banjir, pohon tumbang, dan longsor,” ungkapnya, Jumat (7/11).
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Kediri telah meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau titik-titik rawan bencana.
“Tim reaksi cepat BPBD siaga 24 jam untuk merespons laporan masyarakat. Kami juga terus memantau kondisi lapangan melalui sistem peringatan dini dan laporan warga,” jelas Joko.
BPBD mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, seperti bantaran sungai, lereng tebing, dan kawasan perbukitan, agar lebih waspada terhadap potensi banjir, banjir bandang, maupun tanah longsor. Sementara itu, warga diminta tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar atau baliho saat terjadi hujan deras dan angin kencang.
Selain itu, pengendara kendaraan bermotor juga diminta mengurangi kecepatan dan berhati-hati di jalan yang licin karena jarak pandang bisa menurun akibat hujan.
“Kami minta masyarakat tidak panik, tetap tenang, dan melaporkan segera jika terjadi keadaan darurat melalui layanan Lapor Mbak Wali 112 agar bisa cepat ditangani,” pungkas Joko.
Dengan langkah ini, BPBD Kota Kediri berharap seluruh masyarakat bisa bersama-sama menjaga kewaspadaan dan meminimalkan dampak dari potensi bencana akibat cuaca ekstrem. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









