Kediri – Angin kencang yang melanda Kota Kediri menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik serta merusak atap rumah warga. Peristiwa ini sempat menimbulkan kemacetan di sejumlah jalur vital.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan penanganan cepat di lapangan.
“Tim kami dibagi menjadi dua SRU agar penanganan bisa lebih cepat di beberapa titik terdampak,” ujarnya.
SRU 1 dengan kendaraan D-Max menangani di Jalan Urip Sumoharjo, barat rel Taman Ngronggo, Kopi Tower Ngronggo, MI Manisrenggo, Jalan Harmoni/Karangpule Ngronggo, Lapangan Olahraga Manisrenggo, hingga Jalan Guyangan Ngronggo. Sementara SRU 2 dengan pickup bergerak di Jalan Raung dan Taman Banjarmelati.
Selain itu, BPBD mencatat kurang lebih 15 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang. Hingga saat ini, proses mitigasi dan pendataan masih terus dilakukan.
Di sisi lain, kepolisian turut melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan akibat pohon tumbang yang menutup akses jalan.
Banit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota, Aiptu Agung Subroto, mengatakan kemacetan sempat terjadi hingga sekitar dua jam, terutama di jalur yang terdampak pohon tumbang berdiameter cukup besar.
“Penanganan evakuasi pohon memakan waktu kurang lebih dua jam. Kalau tidak dilakukan pengalihan arus, pasti akan terjadi kemacetan panjang,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan dari arah utara ke timur maupun barat, serta membatasi arus ke arah selatan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Setidaknya ada 5 personel Satlantas yang bertugas.
“Arus dari utara kita alihkan ke timur, kemudian dari barat ke timur dan sebaliknya. Ini untuk mengurai kepadatan agar tidak terjadi penumpukan di lokasi,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some









