Kediri – Pemerintah Kota Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam menyelamatkan arsip vital daerah. Melalui Bidang Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri, kegiatan bertajuk From Paper to Digital Archive dilaksanakan di Kantor Kelurahan Lirboyo selama lima hari, mulai Senin (23/2/2026) hingga Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada restorasi arsip vital berupa Letter C atau Pethok D, yakni dokumen pertanahan yang memiliki nilai hukum, administratif, dan historis tinggi. Arsip tersebut menjadi rujukan utama dalam penelusuran riwayat kepemilikan tanah di tingkat kelurahan.
Proses pengelolaan arsip dilakukan sebagai bagian dari manajemen kearsipan kelurahan guna menjamin arsip tersimpan secara tertib, aman, serta mudah ditemukan kembali saat dibutuhkan.
Selama pelaksanaan, tim kearsipan melakukan sejumlah tahapan teknis restorasi. Diawali dengan identifikasi dan penilaian tingkat kerusakan fisik arsip, ditemukan banyak dokumen lama dalam kondisi terlipat, rapuh, hingga sobek akibat faktor usia.
Arsip kemudian diluruskan secara hati-hati. Pada bagian yang rusak, dilakukan penambalan menggunakan japanese tissue yang dilapisi campuran aquades dan methylcellulose sebagai perekat ramah arsip. Setelah itu, arsip dikeringkan pada suhu ruangan atau dengan bantuan kipas angin, tanpa penjemuran langsung di bawah sinar matahari.
Tahap selanjutnya adalah pemindaian dokumen untuk menghasilkan salinan digital. Digitalisasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan informasi sekaligus meminimalkan risiko kerusakan akibat seringnya dokumen asli digunakan. Arsip yang telah dipindai kemudian disimpan kembali di ruang dengan suhu dan kelembaban terkontrol.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan.
“Alhamdulillah, kami dari Disarpus Kota Kediri telah menyelesaikan restorasi, digitalisasi, dan penataan kearsipan di Kelurahan Lirboyo selama satu minggu. Termasuk restorasi buku Letter C yang memuat 766 nama penduduk. Mudah-mudahan hasil ini bisa terus dirawat sebagai upaya mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan administrasi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Lirboyo Panji Hartawan mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh Disarpus Kota Kediri.
“Dengan adanya penataan, restorasi, dan digitalisasi arsip ini, kami sangat terbantu dalam pencarian data. Pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan akurat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan From Paper to Digital Archive ini, Pemkot Kediri berharap arsip-arsip vital di tingkat kelurahan tidak hanya terselamatkan secara fisik, tetapi juga terdokumentasi secara digital sebagai bagian dari transformasi layanan publik yang tertib, akuntabel, dan berkelanjutan. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









