Kediri – Sebanyak 1.241 anak yatim berkumpul dalam kegiatan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025. Penyaluran bantuan ini menjadi penegasan komitmen Pemkot Kediri untuk memberikan perhatian kepada anak yatim.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang secara langsung hadir menekankan bahwa kehadiran anak-anak serta seluruh masyarakat yang mendukung menjadikan acara itu sebagai bentuk nyata kepedulian Kota Kediri.
“Hari ini ada sekitar 1.241 anak yatim yang hadir, dan kehadiran Panjenengan sedoyo membuat halaman Balai Kota dipenuhi semangat, keceriaan, serta harapan,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim bukan sebatas rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dari visi besar pembangunan Kota Kediri yang aman, nyaman, dan berpihak pada tumbuh kembang anak.
“Momen ini adalah wujud komitmen Kota Kediri untuk memastikan bahwa tidak ada satupun anak yatim yang berjalan sendirian. Mereka berhak tumbuh di lingkungan yang aman, penuh perhatian, dan memiliki kesempatan yang sama meraih masa depan cerah,” tutur Vinanda.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada anak-anak agar terus berani bermimpi dan bersungguh-sungguh mengejar cita-cita. Sementara kepada orang tua maupun pendamping, Wali Kota berpesan agar bantuan dimanfaatkan dengan bijak untuk kebutuhan yang benar-benar mendukung perkembangan anak.
Dukungan bagi anak yatim di Kota Kediri disebut bukan hanya berbentuk bantuan tunai. Pemerintah juga menjalankan berbagai program mulai dari bantuan sosial, pendampingan sosial, fasilitasi rehabilitasi sosial, pertemuan penguatan anak dan keluarga, hingga penanganan anak terlantar.
“Saya berpesan agar bantuan ini dipergunakan dengan bijaksana dan untuk hal-hal yang bermanfaat sehingga akan mendatangkan kebarokahan,” tutur Vinanda.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, memerinci bahwa penyerahan BLT ini merupakan bagian dari program perlindungan dan pemenuhan hak anak yang telah berjalan secara konsisten.
“Tahun 2025 ini Pemerintah Kota Kediri memfasilitasi kebutuhan dasar bagi 1.241 anak melalui bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp600 ribu. Anggaran ini berasal dari DBHCHT,” jelasnya.
Dinsos juga menegaskan bahwa Pemkot Kediri terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dari keluarga, kerabat, hingga lingkungan masyarakat untuk menciptakan ekosistem kota yang benar-benar ramah anak.
“Semoga bantuan ini memberikan manfaat, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat Kota Kediri,” tambah Imam. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









