Kediri – Kenaikan harga plastik yang terjadi belakangan ini turut dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha untuk mencari strategi agar tetap bisa menjaga stabilitas usaha tanpa membebani konsumen secara berlebihan.
Salah satu pelaku UMKM di Kota Kediri, Ratih Kusuma Dewi pemilik Pie Nanas Candaria, mengaku cukup terkejut dengan lonjakan harga plastik yang dinilai cukup signifikan.
“Sebagai pelaku UMKM, kami cukup kaget dengan adanya kenaikan harga plastik. Bukan hanya naik, tapi bisa dibilang berubah cukup signifikan,” ujarnya pada Minggu (12/4).
Untuk menyiasati kondisi tersebut, pihaknya mengambil langkah dengan menambahkan biaya plastik pada setiap transaksi pembelian. Namun demikian, kebijakan tersebut justru mendapat respons positif dari pelanggan.
“Kami juga menyampaikan kondisi ini kepada pelanggan. Setiap pembelian, kami menambahkan biaya untuk plastik, dan alhamdulillah para pembeli bisa memahami. Tidak ada penolakan, bahkan tidak berpengaruh terhadap daya beli maupun penjualan kami,” jelasnya.
Tak hanya itu, Candaria juga mulai beralih menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan sebagai solusi jangka panjang. Penggunaan goodie bag sebagai pengganti plastik telah diterapkan, meski bersifat berbayar.
“Kami sudah menggunakan goodie bag sebagai pengganti plastik, dan ini sudah kami terapkan cukup lama. Bahkan, beberapa pelanggan kini mulai membawa tas belanja sendiri,” tambahnya.
Inovasi juga dilakukan pada produk hampers. Candaria kini tidak lagi menggunakan kemasan plastik, melainkan beralih ke bahan daur ulang dari kertas koran. Menariknya, pembuatan kemasan tersebut melibatkan kolaborasi dengan kelompok disabilitas.
“Untuk hampers, kami sudah tidak menggunakan plastik. Kami beralih ke kemasan dari kertas daur ulang, hasil kolaborasi dengan teman-teman disabilitas,” ungkap Ratih.
Langkah yang dilakukan Candaria ini menjadi contoh adaptasi UMKM dalam menghadapi tantangan kenaikan bahan baku, sekaligus mendorong kesadaran penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan di tengah masyarakat. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









