Kediri– Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Moh. Muhsin, menyampaikan bahwa penerima manfaat program ini semakin bertambah, seiring dengan beroperasinya dapur Sentra Pangan Gizi (SPPG) baru di sejumlah kecamatan.
“Alhamdulillah, laporan dari sekolah-sekolah menunjukkan bahwa manfaat program MBG sudah semakin dirasakan. Distribusi juga terus berjalan di Kecamatan Papar, Grogol, dan Gampengrejo. Artinya, cakupan layanan semakin meluas,” ujar Muhsin.
Meski demikian, Muhsin mengakui bahwa belum semua sekolah di Kabupaten Kediri dapat terlayani. Kapasitas dapur SPPG yang rata-rata hanya mampu menyediakan sekitar 3.000 porsi per hari, masih terbatas dibanding jumlah peserta didik di setiap kecamatan yang rata-rata lebih dari 5.000 siswa.
“Contohnya di Kecamatan Pare, sudah ada tiga sampai empat SPPG. Namun, kapasitasnya memang belum bisa meng-cover semua satuan pendidikan di sana. Maka, sambil menunggu pembangunan dapur baru oleh BGN, sekolah yang belum mendapat jatah MBG harus menunggu giliran,” jelasnya.
Kabar baik datang dari Kecamatan Gurah. Dalam waktu dekat, akan ada dua dapur SPPG yang siap beroperasi.
Terkait pelayanan, Muhsin menyebutkan bahwa sejauh ini tidak ada keluhan dari sekolah maupun siswa penerima manfaat. “Awalnya memang sempat ada kendala, misalnya soal ketepatan waktu distribusi dan variasi menu. Tapi sekarang kualitas pelayanan semakin baik, karena sudah belajar dari pengalaman awal. Untuk kualitas makanan sendiri tidak ada keluhan,” tegasnya. mg
There is no ads to display, Please add some









