Kediri – Satreskrim Polres Kediri Kota berhasil mengungkap kasus pembuatan dan penyebaran video pornografi yang dilakukan sepasang pelaku di wilayah Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari beredarnya video asusila yang viral di masyarakat dan diduga dibuat di sebuah rumah kos.
“Awalnya kami menerima informasi adanya video asusila yang beredar luas. Dari situ anggota langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang dicurigai,” ujarnya pada Senin (4/5).
Dari hasil pemeriksaan terhadap pemilik kos, lanjutnya, diketahui bahwa pemeran dalam video tersebut merupakan penyewa kamar di tempat tersebut.
“Namun saat petugas datang ke lokasi, kedua pelaku sudah tidak berada di tempat, sehingga kami lakukan pencarian lebih lanjut,” jelasnya.
Setelah dilakukan pencarian intensif, polisi akhirnya berhasil mengamankan dua pelaku berinisial ADM (30) dan MAN (22).
“Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengakui video tersebut benar diperankan oleh mereka dan dibuat pada Februari 2026 di kamar kos yang sama,” ungkapnya.
AKP Achmad Elyasarif menambahkan, video tersebut sengaja diproduksi untuk diperjualbelikan melalui aplikasi Telegram.
“Pelaku tergabung dalam grup Telegram dengan ratusan anggota. Mereka menawarkan video dengan harga Rp250 ribu per konten, bahkan menerima pesanan khusus dari pelanggan,” terangnya.
Konten tersebut dipasarkan melalui saluran Telegram bernama “VvipX99” dan “Reborn”.
“Dari pengakuan pelaku, sudah ada dua video yang terjual dengan total Rp500 ribu. Uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membayar cicilan sepeda motor,” tambahnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam, kartu SIM, serta pakaian yang digunakan saat pembuatan video.
“Atas perbuatannya, pelaku kami jerat Pasal 407 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 10 tahun,” tegasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









