Kediri – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pondok Pesantren Lirboyo kembali menggelar layanan sosial berupa jasa asah pisau kurban gratis, Jumat (22/5). Kegiatan rutin tahunan ini disambut antusias masyarakat, bahkan ribuan pisau disebut masuk untuk diasah.
Koordinator Asah Pisau Ponpes Lirboyo, KH Badrul Huda Zainal Abidin mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat agar proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam dan lebih memperhatikan kesejahteraan hewan.
“Tujuannya agar pisau para penyembelih ini benar-benar tajam. Sebab, jika pisaunya tajam, maka akan mengurangi rasa sakit pada hewan kurban saat disembelih,” ujar Gus Bidin.
Menurutnya, program tersebut sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh pihak pesantren menjelang Idul Adha. Antusiasme masyarakat pun terus meningkat dari tahun ke tahun.
Gus Bidin menyebut, pisau yang diasah tidak hanya berasal dari wilayah Kediri, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak wali santri yang menitipkan pisau melalui anak mereka yang sedang menempuh pendidikan di Ponpes Lirboyo.
“Pesertanya dari hampir seluruh Indonesia. Biasanya orang tua santri menitipkan pisau ke anaknya yang sedang mondok di sini, pisau itu umumnya dikirim dari rumah,” jelasnya.
Selain untuk wali santri, layanan asah pisau gratis tersebut juga dibuka untuk masyarakat umum. Warga terlihat datang langsung ke area pesantren untuk mengasahkan pisau yang nantinya digunakan saat penyembelihan hewan kurban.
Dalam pelaksanaannya, pihak pesantren menggandeng tenaga profesional dari komunitas Juru Sembelih Halal (Juleha) yang dibantu para santri guna memastikan kualitas ketajaman dan keamanan alat sembelih.
“Untuk pengasah pisau didatangkan profesional dari komunitas Juru Sembelih Halal (Juleha) dan dibantu para santri,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some










