Kediri – Seorang pemuda berinisial KF (19) diamankan Satreskrim Polres Kediri setelah diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, TR (16). Aksi bejat tersebut dilakukan pelaku di sebuah rumah kontrakan di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (26/6) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Angga Riatma melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Kediri, Ipda Eko Idya Sunarwan, membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah kami amankan, saat ini masih dilakukan pendalaman (penyelidikan),” ujar Ipda Eko saat dikonfirmasi, Selasa (7/7).
Kejadian bermula saat pelaku mengajak korban untuk bertemu. Setelah bertemu, pelaku kemudian membawa korban ke rumah kontrakannya di Desa Karangrejo. Di sana, pelaku diduga sengaja mencekoki korban dengan minuman keras. Saat korban dalam kondisi mabuk berat atau teler, pelaku kemudian membawa korban ke dalam kamar.
Dalam kondisi tidak berdaya karena pengaruh alkohol, korban sempat berupaya melakukan perlawanan. Namun, kondisi fisik korban yang lemah membuat pelaku dengan leluasa melancarkan aksi persetubuhan dan pencabulan tersebut.
Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya penggerebekan yang dilakukan oleh warga setempat, organisasi Yakuza Maneges, yang kemudian berkoordinasi dan dibantu oleh anggota Polsek Pagu.
“Pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 473 ayat (2) huruf b dan c dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara, serta Pasal 415 huruf b dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some










