Kediri – Pasca kebakaran yang terjadi di ruang Tata Usaha (TU) dan ruang Kepala Sekolah MTsN 1 Kota Kediri, pihak sekolah memastikan data penting serta arsip utama tetap aman. Hal tersebut disampaikan Kepala MTsN 1 Kota Kediri, Anwar Fauzi, usai melakukan pengecekan bersama tim di lokasi kejadian Jumat (13/6).
Menurut Anwar Fauzi, sebagian besar arsip sekolah telah memiliki sistem cadangan (backup) digital sehingga data penting tidak terdampak kebakaran. Bahkan, sekitar 80 persen arsip sekolah telah tersimpan dalam sistem digital dan layanan penyimpanan awan (google cloud).
“Kita sudah menyiapkan backup arsip. Untuk buku induk setelah dicek teman-teman ternyata insya Allah aman. Arsip-arsip penting sebagian besar juga sudah memiliki cadangan data digital,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh data terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) juga dalam kondisi aman. Proses penerimaan peserta didik baru telah selesai dilaksanakan sebelum kejadian kebakaran terjadi.
“SPMB sudah selesai. Karena data sudah terdigitalisasi dan tersimpan di Google Cloud, sewaktu-waktu bisa dibuka. Mulai dari bukti fisik hingga daftar peserta sudah kami siapkan sebelumnya,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, pihak sekolah memastikan kejadian kebakaran tidak akan mengganggu proses administrasi maupun kegiatan belajar mengajar. Saat ini fokus sekolah adalah melakukan penataan kembali ruang yang terdampak serta menyiapkan pelaksanaan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli mendatang.
“Yang perlu dilakukan sekarang adalah penataan kembali pasca kejadian. Untuk kegiatan Matsama tanggal 13 Juli tetap kami persiapkan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some










