Kediri – Usai mengikuti kegiatan Napak Tilas Panglima Besar Jenderal Sudirman, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama jajaran Forkopimda, veteran, serta komunitas kendaraan klasik melaksanakan konvoi menggunakan mobil antik Volkswagen (VW) dan sejumlah jeep, Sabtu (20/12).
Konvoi ini menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan Jenderal Sudirman sekaligus upaya menghidupkan kembali jejak sejarah yang pernah dilalui sang Panglima Besar saat bergerilya. Rombongan memulai perjalanan dari Kantor Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Kediri dan berakhir di Balai Kota Kediri.
Adapun rute konvoi meliputi Perempatan Sukorame, Jalan Kawi, Jalan Jaksa Agung Suprapto, melintasi Jembatan Brawijaya, kemudian Jalan Mayjend Sungkono (Kantor Pos ke arah timur), Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani (Water Torn ke arah barat), Jalan PK Bangsa (Perempatan BI ke selatan), Jalan Dhoho (Perempatan Sumur Bor ke barat), Jalan Yos Sudarso, kembali melalui Jalan Mayjend Sungkono (Kantor Pos ke timur), Jalan Diponegoro (Perempatan Nabatiyasa ke selatan), Jalan Basuki Rahmat, hingga Gerbang Utara Balai Kota Kediri sebagai titik finish.
Sepanjang rute, rombongan juga melewati rumah persinggahan Jenderal Sudirman, yang menjadi salah satu titik bersejarah penting dalam perjalanan gerilya beliau di wilayah Kediri.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan.
“Ini adalah momen bersama untuk mengingat perjuangan dan sebagai bentuk penghormatan kepada Jenderal Sudirman. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan rasa cinta tanah air, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat juang, khususnya bagi generasi muda,” ujar Vinanda.
Kehadiran para veteran dalam rombongan konvoi menambah nilai historis dan emosional kegiatan tersebut. Mereka turut menyapa masyarakat di sepanjang jalan, yang antusias menyaksikan iring-iringan kendaraan klasik yang melintas di pusat Kota Kediri. kin/mg










