Kediri – Jembatan Garuda Merah Putih yang menghubungkan Desa Ngancar dengan Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, resmi diresmikan pada Kamis (13/8). Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi warga, khususnya untuk menunjang aktivitas pertanian dan perekonomian.
Peresmian jembatan dilakukan serentak secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Di Kabupaten Kediri, terdapat dua titik jembatan yang turut diresmikan, yakni di Kecamatan Kandangan dan Kecamatan Ngancar.
Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah mengatakan, jembatan di Ngancar tersebut dibangun sebagai bagian dari program Jembatan Garuda Merah Putih yang melibatkan TNI, Polri dan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah hari ini diresmikan Jembatan Garuda Merah Putih yang menghubungkan antara Desa Pandantoyo dengan Desa Ngancar. Ini jembatan yang digunakan untuk usaha tani,” katanya.
Menurutnya, pembangunan jembatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di kedua desa.
“Program ini adalah program kita bersama. Jembatan ini bukan proyek pemerintah, tetapi pekerjaan kita atas perintah Presiden yang diberikan kepada kita dan warga masyarakat secara swakelola,” ujarnya.
Letkol Inf. Dhavid menyebut, masyarakat di wilayah tersebut telah lama menantikan keberadaan jembatan. Dengan adanya akses baru ini, warga tidak hanya lebih mudah bersilaturahmi, tetapi juga dapat memperlancar kegiatan pertanian dan perekonomian.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, disampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan salah satu program unggulan TNI Angkatan Darat. Program tersebut dilaksanakan dengan menggandeng masyarakat dan pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan infrastruktur di wilayah.
Di Kabupaten Kediri, saat ini terdapat sembilan jembatan yang telah selesai dibangun. Pembangunan jembatan lainnya masih berjalan dan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami juga melakukan bottom up dari bawah ke atas. Kami tunggu laporan-laporan dari masyarakat sekitar Kabupaten Kediri apabila masih ada yang membutuhkan jembatan,” ungkapnya.
Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga menjalankan program penyediaan air bersih, sumur bor, MCK, hingga pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.
Ia menegaskan, air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, warga Kota maupun Kabupaten Kediri yang membutuhkan bantuan terkait penyediaan air bersih dapat menyampaikan laporan kepada jajaran TNI untuk kemudian dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih menjadi upaya untuk membuka akses masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian.
“Alhamdulillah hari ini diresmikan Jembatan Garuda Merah Putih yang menghubungkan antara Desa Pandantoyo dengan Desa Ngancar. Ini jembatan yang digunakan untuk usaha tani,” ujar Mas Dhito.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kelancaran aktivitas warga sehari-hari.
Selain jembatan, Pemkab Kediri juga mendapat permintaan dari pemerintah desa untuk memperkuat akses jalan menuju jembatan. Terdapat ruas jalan sekitar 450 meter yang diusulkan untuk diperbaiki.
“Tadi ada ruas kurang lebih 450 meter yang diminta oleh Bu Kades untuk diperbaiki, diperkuat. Kita akan berikan nanti, kita bantu,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some










