BERITA KEDIRI
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
BERITA KEDIRI
No Result
View All Result
Home Pilihan

Jamasan Arca Totok Kerot, Merawat Sekaligus Menjaga Nilai-nilai Warisan Budaya

redaksi by redaksi
Juli 24, 2025
in Pilihan, Wisata
0
Jamasan Arca Totok Kerot, Merawat Sekaligus Menjaga Nilai-nilai Warisan Budaya

Kediri – Mendekati akhir bulan Suro yang penuh makna sakral, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kediri bersama para juru pelihara menggelar ritual jamasan atau pembersihan arca Totok Kerot di Dusun Kunir, Desa Bulupasar, Kabupaten Kediri.

Kegiatan ini bukan sekadar pembersihan fisik, tetapi juga menjadi simbol pelestarian nilai-nilai luhur warisan budaya Jawa di tengah arus globalisasi.

Kepala Bidang Sejarah, Cagar Budaya, dan Permuseuman (Jakala) Disbudpar Kabupaten Kediri, Eko Priatno, menjelaskan bahwa inisiatif kegiatan ini berasal dari komunitas juru pelihara.

“Sebetulnya ini bersih-bersih rutin. Tapi karena momennya bertepatan dengan bulan Suro, maka diagendakan secara khusus. Kegiatan ini memiliki nilai arkeologis sekaligus budaya,” jelasnya, Kamis, (24/07/2025).

Arca Totok Kerot sendiri adalah peninggalan cagar budaya berbentuk Dwarapala—penjaga pintu gerbang dalam mitologi Hindu-Buddha.

Arca ini digambarkan sebagai sosok raksasa perempuan berambut panjang terurai, dalam posisi setengah duduk. Berdasarkan analisis arkeologis, arca ini diperkirakan berasal dari masa Kerajaan Kediri sekitar tahun 1042 Masehi.

Juru pelihara Arca Totok Kerot Edris mengungkapkan air yang digunakan untuk jamasan berasal dari tujuh sumber mata air di Kabupaten Kediri, seperti Sumber Sumberejo, Menang, Tengger, dan Sendang Tirto Kamandanu.

“Air dari tujuh sumber ini melambangkan permohonan pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar kita senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan,” ujarnya.

Jamasan ini juga menjadi momen mengenalkan kembali cerita rakyat yang lekat dengan keberadaan arca Totok Kerot. Dikisahkan, Totok Kerot adalah Putri Lodaya dari selatan yang datang melamar Raja Sri Aji Joyoboyo dengan cara yang kurang santun dan memaksa. Karena perilakunya, ia dikutuk menjadi batu.

“Pesannya jelas, kita sebagai manusia harus bisa menjaga kesabaran dan bersikap santun dalam hidup bermasyarakat,” kata Eko Priatno.

Disbudpar Kabupaten Kediri menegaskan bahwa ritual seperti ini harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Bulan Suro adalah jembatan antara masa kini dan warisan adiluhung leluhur. Tradisi ini menanamkan rasa syukur, introspeksi diri, serta semangat gotong royong yang penting dalam kehidupan sosial masyarakat,” tambahnya.

Dengan menghidupkan kembali tradisi seperti jamasan Arca Totok Kerot, masyarakat diajak untuk tidak melupakan akar budaya sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan kearifan lokal.kin/mg


There is no ads to display, Please add some
Tags: Disbudpar kabupaten kediriPeninggalan budaya kediriTotok kerot
Advertisement Banner
redaksi

redaksi

Search By Date

Recommended

Mbak Vinanda dan Gus Qowim Bersama Forkopimda Silaturahmi ke Ulama, Mohon Doa dan Dukungan Bangun Kota Kediri

Rangkul Pegiat Seni dalam Perumusan D’CITO, Pemkot Kediri Gelar FGD Bersama Komunitas Seni Kota Kediri

1 tahun ago
Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024, KPU Kota Kediri Tekankan Hal Berikut

Antisipasi Judol, Ponsel Anggota Polres Kediri Diperiksa

2 tahun ago

Don't Miss

Jembatan Garuda Merah Putih di Kediri Diresmikan, Hubungkan Desa Ngancar-Pandantoyo

Jembatan Garuda Merah Putih di Kediri Diresmikan, Hubungkan Desa Ngancar-Pandantoyo

Agustus 13, 2026
Stadion Brawijaya Bersiap Sambut Musim Baru, Mulai Rumput Sampai Tribun Dipercantik

Stadion Brawijaya Bersiap Sambut Musim Baru, Mulai Rumput Sampai Tribun Dipercantik

Agustus 13, 2026
Pelayanan – Pelayanan Berikut Antarkan Dukcapil Kota Kediri Raih Nilai 100 dari Kemendagri

Pelayanan – Pelayanan Berikut Antarkan Dukcapil Kota Kediri Raih Nilai 100 dari Kemendagri

Agustus 13, 2026
BIAS di Kota Kediri Sasar Siswa Kelas 1 dan 5, Dinkes Kejar Capaian 100 Persen

BIAS di Kota Kediri Sasar Siswa Kelas 1 dan 5, Dinkes Kejar Capaian 100 Persen

Agustus 13, 2026

BERITA KEDIRI

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

© www.beritakediri.com - Referensi Kediri Raya

BeritaKediri.com

  • BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
BERITA KEDIRI

No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.