Kediri – Seluruh fraksi di DPRD Kota Kediri menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Kediri Tahun 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang berlangsung dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi di gedung pertemuan BKPSDM Kota Kediri pada Rabu (26/11).
Arah kebijakan RAPBD 2026 akan berfokus pada peningkatan pelayanan dasar masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan bahwa RAPBD 2026 disusun untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Menurutnya, perbaikan fasilitas pendidikan seperti sekolah-sekolah yang rusak, peningkatan sarana pelayanan kesehatan, dan penguatan infrastruktur menjadi titik perhatian.
“RAPBD ini diarahkan untuk perbaikan fasilitas layanan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, dan juga infrastruktur. Kita juga perlu terus memperkuat sinergi untuk sama-sama membangun kota,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus, menekankan bahwa efisiensi anggaran menjadi prinsip penting dalam penyusunan RAPBD 2026. Ia menyebut bahwa pemerintah kota mengikuti arahan nasional untuk mengurangi kegiatan seremonial yang tidak mendesak, dan mengalihkan anggaran kepada program-program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Efisiensi adalah pemanfaatan anggaran untuk hal-hal ketahanan pangan yang dipentingkan masyarakat. Banyak alokasi diarahkan untuk ketahanan pangan dan kebutuhan dasar lainnya agar perekonomian Kota Kediri yang saat ini melemah dapat bangkit kembali,” jelasnya.kin/mg










