Kediri – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), yakni SPBE Pesantren milik PT Surya Adhilestari dan SPBE Blabak milik PT Lirboyo Insan Global pada Kamis (12/3).
Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi LPG 3 kilogram tetap aman menjelang Hari Raya Idulfitri hingga beberapa hari setelahnya.
Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh. Ridwan, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memantau kondisi stok sekaligus mengantisipasi kemungkinan lonjakan permintaan di masyarakat. Dari hasil pengecekan, stok LPG dipastikan dalam kondisi aman.
“Untuk stok alhamdulillah aman sampai jauh hari ke depan. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak perlu melakukan panic buying. Belilah LPG sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Ridwan juga menjelaskan, harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram dari pangkalan ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung. Sementara jika dibeli di tingkat pengecer, harga bisa sedikit lebih tinggi.
Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Regional Kediri, Anwar Hidayat, memastikan pasokan LPG di SPPBE terus dijaga agar tidak terjadi kekurangan.
Ia menyebutkan, di SPPBE PT Surya Adhilestari saat ini tersedia sekitar 40 ton LPG, dengan tambahan pasokan 15 ton yang baru saja datang. Stok tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar dua hari, namun pasokan terus diperbarui setiap hari.
“Pengiriman dilakukan secara rutin dari Depo Perak Surabaya menggunakan mobil skid tank. Jadi sebelum stok habis, sudah ada pengiriman berikutnya,” jelasnya.
Selain itu, di SPBE PT Lirboyo Insan Global tercatat stok LPG mencapai 60 ton, dengan tambahan pasokan 15 ton yang juga sedang dalam perjalanan.
Dengan kondisi tersebut, Pertamina bersama pemerintah daerah memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram bagi masyarakat tetap terjaga selama periode Ramadan hingga Lebaran. kin/mg
There is no ads to display, Please add some








