Kediri – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri melakukan perbaikan sarana dan prasarana lalu lintas menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, baik warga Kota Kediri maupun para pengunjung yang merayakan Natal dan Tahun Baru di Kota Tahu.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, saat dihubungi Kamis (18/12) mengatakan bahwa perbaikan dilakukan secara menyeluruh dengan terlebih dahulu melakukan pengecekan di lapangan.
“Perbaikan ini sebagai antisipasi penyiapan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam pelaksanaan Natal dan Tahun Baru. Kita ingin Kota Kediri memberikan rasa nyaman bagi seluruh warga maupun pengunjung yang bernatal dan bertahun baruan di sini,” ujar Arief.
Arief menjelaskan, Dishub tidak menargetkan jumlah titik tertentu yang harus diperbaiki. Fokus utama adalah pada fasilitas yang dinilai paling membutuhkan penanganan segera.
“Semua kita cek. Dalam minggu-minggu ini mana yang perlu diperbaiki, itu yang kita perbaiki. Jadi targetnya bukan banyaknya, tapi yang benar-benar perlu,” jelasnya.
Adapun sarana yang menjadi perhatian meliputi rambu lalu lintas, traffic light, hingga perlengkapan pendukung lainnya. Menurut Arief, jenis kerusakan yang paling sering ditemukan adalah lampu yang mati atau redup, serta gangguan akibat ranting pohon yang menghalangi visibilitas.
“Yang sering itu lampunya mati atau redup. Ada juga gangguan dari pohon-pohon, itu kita benahi dan bersihkan. Kalau ada yang miring atau terganggu, langsung kita perbaiki,” katanya.
Pengerjaan perbaikan telah dimulai sejak pekan ini dan ditargetkan rampung sebelum masa libur Nataru.
“Setelah kita keliling dan lakukan pengecekan, target kita dalam Nataru ini semuanya sudah selesai,” tambahnya.
Terkait vandalisme, Arief menyebut kasus tersebut relatif kecil di Kota Kediri.
“Kalau vandalisme ada, tapi kecil. Paling dulu efeknya saat ada demo. Secara umum kondisinya masih aman,” pungkasnya. kin/mg










