Kediri – Penjualan oleh-oleh khas Kediri mengalami peningkatan signifikan selama momen Lebaran tahun ini. Pusat oleh-oleh di Kabupaten Kediri mencatat lonjakan permintaan, terutama untuk produk unggulan seperti tahu takwa dan getuk pisang. Manager pusat oleh-oleh GTT, Heru Indra, mengatakan bahwa kenaikan penjualan mencapai sekitar 36 hingga 40 persen dibandingkan hari biasa. “Untuk tahu takwa, penjualan rata-rata mencapai 800 hingga 900 besek per hari. Jika dikonversi, jumlahnya bisa mencapai sekitar 8.000 hingga 9.000 biji per hari,” jelasnya pada Kamis (26/3). Selain tahu takwa, produk tahu kemasan spesial juga menunjukkan tren positif…
Read MoreTag: Wisata Kota Kediri
Multifungsi, Taman Brantas Jadi Ruang Hijau Favorit Warga Kota Kediri
Kediri – Taman Brantas menjadi salah satu ruang terbuka hijau yang banyak diminati masyarakat untuk beraktivitas maupun bersantai bersama keluarga. Memiliki daya tarik tersendiri, taman yang berada di tepi Sungai Brantas ini menawarkan suasana nyaman dengan berbagai fasilitas rekreasi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, Indun Munawaroh mengatakan, Taman Brantas memiliki daya tarik tersendiri karena menyediakan berbagai wahana aktivitas bagi pengunjung. “Di Taman Brantas ada beberapa area bermain seperti arena BMX dan skateboard, serta area bermain anak. Selain itu lokasinya juga langsung berhadapan dengan Sungai Brantas…
Read MoreGoa Selomangleng, Wisata Sejarah di Kaki Gunung Klotok
Kediri – Kawasan wisata Goa Selomangleng di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat musim libur, termasuk menjelang dan selama libur Lebaran. Selain menawarkan keindahan alam di kaki Gunung Klotok, tempat ini juga menyimpan nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang kuat. Goa Selomangleng dikenal sebagai goa pertapaan lintas zaman yang telah digunakan sejak masa Kerajaan Kadiri atau Daha pada abad XI Masehi, berlanjut pada masa Kerajaan Singhasari pada abad XIII, hingga masa Kerajaan Majapahit pada abad XV. Fungsi utama goa ini pada masa lampau…
Read MoreJalan Stasiun Kediri, Tempat Memorable yang Kini Makin Cantik
Kediri – Kawasan Jalan Stasiun di Kota Kediri dikenal sebagai salah satu tempat yang menyimpan banyak kenangan bagi masyarakat. Kini, kawasan yang berada di sekitar Stasiun Kediri tersebut tampil semakin menarik setelah ditata dengan konsep bergaya kolonial. Penataan kawasan ini menghadirkan nuansa klasik yang memperkuat kesan bersejarah di lokasi tersebut. Berbagai fasilitas dipasang dengan desain seragam bernuansa kolonial, mulai dari tiang lampu jalan, kursi, hingga tempat sampah yang mempercantik kawasan. Selain memperindah tampilan kawasan, jalur pedestrian di sepanjang Jalan Stasiun juga diperbaiki agar lebih nyaman bagi pejalan kaki. Dengan trotoar…
Read MoreSoto Podjok Kota Kediri , Kuliner Legendaris Sejak 1926
Kediri – Kuliner legendaris Soto Podjok di Kota Kediri terus bertahan di tengah gempuran tren makanan modern. Ada sejak tahun 1926, usaha soto ini kini telah memasuki generasi keempat dan tetap menjaga cita rasa khasnya. Owner Soto Podjok, Nara Asoka Amijaya, menjelaskan bahwa usaha tersebut dirintis oleh Mbah Aminah sebagai generasi pertama. Kemudian dilanjutkan oleh generasi kedua Mbah Rah, generasi ketiga Rumiani Raharjo, hingga kini dikelola oleh dirinya sebagai generasi keempat. “Ini sudah empat generasi. Dari dulu sampai sekarang tetap mempertahankan rasa dan kualitas,” ujarnya. Awalnya, Soto Podjok dijajakan secara…
Read MoreDisambut Hangat Warga, JLS Rempi Pesantren Diusulkan Jadi CFD Bebas Asap Rokok
Kediri – Jalur Lintas Santren Rempi (JLSR) di Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, akan menjadi Car Free Day bebas asap rokok dan tempat ngabuburit. Camat Pesantren Kota Kediri, Judi Kuntjoro, mengatakan ke depan pihak kecamatan akan mengajukan izin kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati agar akses jalan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat secara rutin. “Rencananya JLSR akan kami usulkan sebagai Kawasan Bebas Asap Rokok dalam kegiatan Car Free Day setiap hari Minggu pagi, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB,” ujar Judi saat dihubungi Selasa, (02/02/2026). Selain CFD, kawasan…
Read MoreRayakan ‘Dalan Anyar’, Masyarakat Betet Sepakat Hidupkan JLSR Jadi Pemacu Ekonomi Kreatif
Kediri – Siapa sangka kebiasaan nongkrong sore di pinggir jalan bisa menjelma menjadi penggerak ekonomi baru. Jalan Lintas Sumber Rempi (JLSR), yang setiap sore ramai oleh warga yang sekadar ngopi dan bersantai, kini berkembang menjadi ruang tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Perbaikan dan peningkatan ruas jalan yang oleh warga disebut sebagai JLSR itu disambut antusias masyarakat dengan menggelar tasyakuran. Momentum syukuran tersebut tidak hanya menjadi simbol rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri atas pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya ruang ekonomi baru…
Read MoreBeroperasi Sejak 1949, Hotel RIS Kota Kediri Berasal Jejak Veteran Kemerdekaan
Kediri – Tak banyak yang tahu, salah satu hotel tertua di Kota Kediri lahir dari jejak perjuangan seorang veteran kemerdekaan. Hotel RIS, yang hingga kini masih berdiri dan beroperasi sederhana, berawal dari rumah keluarga pejuang yang kemudian berkembang menjadi penginapan rakyat sejak tahun 1949. Hotel ini dirintis oleh ayah dari Daniel Solikin, seorang veteran yang terlibat langsung dalam perjuangan gerilya melawan penjajah. Usai masa perjuangan, sang ayah membeli sebidang tanah yang dulunya merupakan milik Belanda. Tanah tersebut kemudian dibangun mejadi hotel. “Waktu itu bapak tidak punya uang kontan. Jadi belinya…
Read MoreKampung Pecut Kemasan, Sentra Kesenian yang Lahirkan Seniman Pecut Samandiman Lintas Generasi
Kediri – Julukan Kampung Pecut yang disematkan pada Kelurahan Kemasan bukan tanpa alasan, dari kampung ini lahir para seniman Pecut Samandiman lintas generasi baik laki-laki maupun perempuan yang kini dikenal luas di Kota Kediri dan sekitarnya. Adalah Mohammad Hanib (58), yang menjadi sosok penting di balik popularitas Pecut Samandiman. Sejak 2014, ia gigih memperkenalkan pertunjukan pecut khas Kediri ke berbagai daerah, meski sempat diremehkan banyak orang. “Awalnya, saya ke desa-desa untuk memainkan jaranan juga membawa Pecut Samandiman,” kata Hanib. Meski banyak yang menilai pertunjukan pecut kurang menarik, Hanib tak pernah…
Read More