Gesekan Antar Oknum Perguruan Silat Jadi Tantangan Toleransi di Kabupaten Kediri

Kediri – Potensi gesekan antarperguruan silat masih menjadi tantangan dalam menjaga toleransi dan kondusivitas di Kabupaten Kediri. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa saat menghadiri kegiatan penguatan kapasitas hak asasi manusia (HAM) yang digelar Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur, Rabu (22/4). Menurut Dewi, secara umum kondisi hubungan antarumat beragama di Kabupaten Kediri cukup kondusif. Namun, potensi konflik sosial masih dapat muncul akibat ego antarkelompok perguruan silat. “PR-nya ya memang ada perguruan. Kadang egocentrisnya agak tinggi, tapi Alhamdulillah saat ini sudah kondusif karena sudah dikumpulkan dan dilakukan…

Read More