Kediri – Ada hal unik yang mewarnai Gala Dinner Muskomwil IV APEKSI ke-13, Rabu (16/07/2025). Dimana semua Kepala Daerah dan Ketua TP PKK di Komisariat Wilayah IV mengenakan pakaian khas Kota Kediri. Dengan balutan busana khas yang didominasi warna ungu ini, para Kepala Daerah dan Ketua TP PKK nampak berwibawa dan anggun.
Ketua Komisariat IV APEKSI Ika Puspitasari mengapresiasi pakaian khas Kota Kediri. Menurutnya, mengenakan pakaian khas daerah ini merupakan salah satu upaya melestarikan warisan budaya. Apalagi Kota Kediri dianugerahi warisan budaya dalam bentuk tenun ikat yang menjadi bahan dari pakaian khas Kota Kediri ini. Hal ini patut disyukuri karena tidak semua daerah memiliki warisan dalam bentuk tenun. “Luar biasa tenun khas Kota Kediri ini. Saya sangat bangga menggunakannya. Terima kasih Mbak Wali Kota Kediri Vinanda,” ujar Wali Kota Mojokerto ini.
Wali Kota Kupang Christian Widodo juga mengaku bangga dapat menggenakan pakaian khas Kota Kediri. Menurutnya, mengenakan pakain khas ini menjadi salah satu pengalaman terbaiknya. Desain dan motifnya pun bagus. “Saya bangga sekali dan senang bisa mengenakan Pakaian Khas Kota Kediri. Bahkan istri saya juga mengenakannya. Ini menjadi salah satu pengalaman terbaik bagi saya,” ungkapnya.
Tak hanya terkesan dengan Pakaian Khas Kota Kediri, Wali Kota Kupang juga terkesan dengan keindahan dan keramahan Kota Kediri. Kedatangannya di Kota Kediri disambut baik oleh warga. Bahkan warga memberikan senyum hangat dan tak segan untuk menyapa. “Kami merasa bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Wali Kota Kediri. Saya senang sekali bisa datang ke Kota Kediri. Saya senang dengan keramahannya,” ujarnya.
Buka Kediri City Expo Apeksi 2025, Mbak Wali Ungkap Stand dan Ruang Expo Bertema Kediri Kota Lama
Kediri City Expo resmi dibuka oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam acara Gala Dinner Apeksi Muskomwil IV ke-13 Kota Kediri, Rabu (16/7/2025). Kediri City Expo digelar di sepanjang Jalan Basuki Rahmat Kota Kediri.
Saat sambutan, Wali Kota Kediri menuturkan bahwa Kediri City Expo Apeksi 2025 sejalan dengan visi dan misi Kota Kediri yakni “MAPAN”, Maju, Agamis Produktif, Aman dan Ngangeni. Khususnya dalam salah satu Sapta Cita Kota Kediri yaitu D’CITO (Kediri City Tourism).
Lebih lanjut, Mbak Wali menjelaskan bahwa dalam desain stan dan ruang expo kali ini, mengangkat tema “Kediri Kota Lama” sebagai bentuk penghormatan terhadap akar sejarah Kota Kediri. Kota ini tumbuh dari simpul peradaban yang majemuk seperti Tionghoa, Jawa Mataraman, kolonial hingga bangsawan budaya lokal.
“Untuk mengingatkan akan hal itu, kami hadirkan kembali dengan sentuhan kreatif dan narasi masa depan. Seperti melalui Bounty Hunter, pojok baca, lomba fotografi, video pendek, dan lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto yang juga sebagai Ketua Komwil IV Apeksi menuturkan bahwa Muskomwil IV ke-13 Apeksi 2025, Kota Kediri sebagai tuan rumah melakukan penyambutan yang sangat baik. Rangkaian acara yang digelar pun juga luar biasa dan berkesan apalagi Kediri City Expo. Karena pada kegiatan tersebut, merupakan sebuah sarana bagi setiap kota anggota Komwil IV untuk mengenalkan segala potensi daerahnya masing-masing.
“Hal tersebut dapat memberikan ruang bagi masing-masing kota anggota Komwil IV Apeksi, untuk bertukar potensi daerahnya masing-masing, memperkenalkannya sehingga kita berkembang, maju bersama, bersinergi dan berkontribusi untuk Indonesia,” tutupnya.
Pada Kediri City Expo ini diisi oleh produk unggulan dari berbagai kota yang masuk dalam Komwil IV Apeksi, serta para pelaku UMKM Kota Kediri. Jenis produknya pun beragam mulai dari kuliner, aksesoris, kain tenun dan batik khas daerahnya masing-masing, hingga kerajinan. Tenant pada Kediri City Expo dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB.
There is no ads to display, Please add some







