Kediri – Pemerintah Kota Kediri terus mematangkan kesiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 13 Juli mendatang. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 92 persen, sementara berbagai kebutuhan bagi 192 siswa yang akan menempuh pendidikan di sekolah tersebut juga mulai dilengkapi.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kota Kediri, Widyapurna Nur Huda, mengatakan bangunan yang akan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar maupun asrama telah siap dioperasikan. Pekerjaan yang masih berlangsung hanya berada di bagian belakang kompleks sekolah dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 31 Juli 2026.
“Progres pembangunan sudah 92 persen. Yang belum selesai hanya bagian belakang, sehingga operasional sekolah tetap bisa dimulai sesuai jadwal. Area pembangunan juga akan dipisahkan dengan pagar pembatas agar tidak mengganggu kegiatan siswa,” ujarnya Rabu (8/7).
Ia menjelaskan, asrama yang masih dalam tahap penyelesaian merupakan asrama SD yang berada di bagian belakang. Namun, karena jumlah peserta didik pada tahun pertama sebanyak 192 siswa, asrama yang telah selesai dibangun dinilai mencukupi untuk menampung seluruh siswa.
“Asrama yang sudah selesai akan digunakan terlebih dahulu. Penempatan siswa akan dipusatkan di beberapa asrama yang sudah siap sehingga proses pembangunan di bagian belakang tidak mengganggu aktivitas mereka,” katanya.
Selain memastikan kesiapan bangunan, pemerintah juga tengah melengkapi kebutuhan para siswa. Seluruh mebel seperti tempat tidur, meja, dan kursi telah tersedia. Sementara itu, bantal, guling, selimut, seragam, dan perlengkapan pribadi siswa masih dalam proses pengadaan oleh Kementerian Sosial dan dijadwalkan dibagikan saat siswa mulai masuk asrama pada 13 Juli.
“Insyaallah seluruh perlengkapan siswa akan dibagikan saat mereka masuk. Dari pihak Kemensos juga sudah menyatakan siap memenuhi kebutuhan tersebut sebelum kegiatan dimulai,” ungkapnya.
Nur Huda menambahkan, jumlah siswa yang akan mengikuti MPLS untuk sementara ditetapkan sebanyak 192 orang dan seluruhnya telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.
“Untuk sementara peserta didik berjumlah 192 siswa dan seluruh administrasinya sudah lengkap, SD ada 25 siswa, SMP 83 siswa, SMA 84 siswa,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some










