Kediri – Peringatan Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan Sang Proklamator, terutama di kalangan generasi muda. Semangat itu tercermin dalam Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Sabtu (27/6/2026).
Kompetisi tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para pelajar, seniman, hingga pecinta seni dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 171 peserta mengikuti perlombaan yang terbagi dalam kategori pelajar dan umum. Mereka menuangkan kekaguman terhadap sosok Bung Karno melalui goresan cat di atas kanvas.
Ketua panitia penyelenggara, Adi Suwignyo, mengatakan lomba ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri sepanjang Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan melukis, tetapi juga sebagai sarana mengenalkan sosok Bung Karno kepada generasi muda, khususnya pelajar SMP dan SMA.
“Lomba ini selain menjadi ruang kompetisi bakat melukis, kami juga ingin memperkenalkan kepada generasi muda, khususnya pelajar SMP dan SMA, agar lebih mengenal sosok Bung Karno,” ujar Adi Suwignyo yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan, dan Pendidikan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri.
Adi menambahkan, semangat penyelenggaraan kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito. Dalam arahannya, Bulan Bung Karno diharapkan menjadi momentum untuk kembali mengenang sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator.
Melalui karya seni yang dihasilkan, generasi muda diharapkan dapat mengambil inspirasi dari sosok Bung Karno untuk terus giat belajar, berani bermimpi, berkarakter, serta memiliki semangat tinggi dalam meraih cita-cita.
Antusiasme peserta juga melampaui target panitia. Dari total 171 pendaftar, sebanyak 85 peserta berasal dari jenjang SMP, 24 peserta dari SMA, dan 62 peserta mengikuti kategori umum.
Peserta tidak hanya berasal dari wilayah eks Karesidenan Kediri, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Jombang, Surabaya, Malang, Batu, Probolinggo, dan Gresik. Bahkan, perlombaan ini turut diikuti peserta dari luar Jawa Timur, di antaranya DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta sejumlah kota di Jawa Tengah seperti Magelang, Pekalongan, dan Pati.
“Ini menunjukkan semangat dan kecintaan para peserta, khususnya anak-anak muda, terhadap sosok Sang Proklamator sangat tinggi,” ungkap Adi.
Salah seorang peserta, Amelia Kerisma (13), pelajar asal Kepanjen, Kabupaten Malang, mengaku antusias mengikuti perlombaan tersebut. Demi bisa berpartisipasi, ia berangkat dari Malang menggunakan kereta api sejak dini hari.
“Sangat senang bisa ikut lomba lukis ini. Tadi berangkat jam setengah lima pagi,” tuturnya. mg
There is no ads to display, Please add some









